Sampang, Bhirawa– Kabar adanya pengadaan mobil operasional puskesmas di 14 Kecamatan, Se-Kabupaten Sampang, menuai polemik dengan pagu ratusan juta rupiah per unit, langsung dibantah Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Sampang.
Menurut Plt Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kabupaten Sampang, dr. Dwi Herlinda Lusi Harini, saat dikonfirmasi di kantornya, membantah bahwa hal itu tidak benar, tahun ini yang ada hanya pengadaan 2 unit mobil ambulance di Kecamatan Tambelangan dan Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang. Rabu (8/7/26).
“Dari mana kabar itu mas, jadi sekali lagi itu tidak benar, tahun ini kita tidak ada pengadaan mobil operasional,” tegasnya.
Sementara ditempat terpisah salah satu sumber yang tidak ingin disebut namanya, beberapa hari lalu ada pihak Dinas Kesehatan Sampang bertemu dengan pihak ketiga, rencananya pengadaan mobil operasional Puskesmas di 14 Kecamatan di Kabupaten Sampang dengan pagu per unit Rp434 juta jenis rush/avanza veloz.
Polemik wacana pengadaan mobil operasional puskesmas di 14 Kecamatan tersebut, menuai reaksi dari Ketua DPP Ormas Gema Anak Indonesia Bersatu Perjuangan (GAIB-P), Habib Yusuf Assegaf SH, jika wacana itu benar, maka Dinas Kesehatan Sampang, melakukan pemborosan anggaran ditengah Presiden Prabowo sedang melakukan efesiensi anggaran.
Lanjut Habib Yusuf Assegaf SH, ditengah gejolak ekonomi global saat ini, mestinya Dinas tetap mengedepankan efesiensi dan menggunakan fasilitas yang ada.
“Mudah mudahan rencana pengadaan mobil operasional puskesmas tersebut dengan nilai sangat fantastis tidak benar” Imbuhnya. [lis.kt]


