27.3 C
Sidoarjo
Thursday, June 4, 2026
spot_img

Dampak Cuaca Panas,  Satu Jamaah Haji Asal Gresik Dirawat dan Pasang Ring Jantung di RS An-Nur Arab Saudi

Gresik, Bhirawa

Pasca pelaksanaan puncak ibadah haji, tercatat satu orang jamaah asal Kabupaten Gresik harus menjalani perawatan medis intensif hingga dipasang ring jantung di Rumah Sakit An-Nur, Arab Saudi. Kondisi kesehatan jamaah tersebut diketahui menurun drastis, mengalami sesak napas, yang diduga kuat akibat kombinasi kelelahan fisik usai beribadah dan paparan cuaca panas ekstrem di Tanah Suci.

 Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Gresik, Tulus, menyampaikan bahwa kondisi cuaca yang sangat panas menjadi tantangan utama kesehatan bagi seluruh jamaah. Dampak tersebut terlihat dari banyaknya keluhan kesehatan ringan seperti batuk dan pilek yang dialami mayoritas jamaah, namun ada satu kasus yang memerlukan penanganan serius hingga rujukan ke rumah sakit.

 “Alhamdulillah secara umum pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan lancar. Seluruh jamaah haji asal Gresik telah menyelesaikan rangkaian ibadah Armuzna, Thowaf Ifadhah, Sa’i, hingga Tahalul Tsani dengan baik. Namun, tantangan kesehatan masih ada, terutama karena cuaca yang semakin panas. Kami terus mengingatkan agar seluruh jamaah tetap menjaga kondisi tubuh agar tetap prima,” ujar Tulus.

Sementara itu, salah satu jamaah bernama Dwi menceritakan kronologi kejadian awal mula jamaah tersebut jatuh sakit. Awalnya, jamaah yang bersangkutan hanya mengeluh kelelahan yang luar biasa hingga napasnya terasa berat. Tim dokter kloter dan petugas pendamping sempat melakukan penanganan awal di lokasi, namun karena kondisi belum membaik, jamaah tersebut akhirnya diputuskan untuk segera dibawa ke Rumah Sakit An-Nur untuk mendapatkan perawatan lebih lengkap.

Berita Terkait :  Dapur BGN Yayasan Hasyim Asy'ari Distribusikan Ribuan MBG ke Siswa

“Saat ini kondisi jamaah yang sakit tersebut sudah dalam proses pemulihan. Kami semua mendoakan agar beliau lekas sembuh dan nantinya bisa pulang ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat bersama rombongan,” ungkap Dwi.

Menambahkan keterangan tersebut, Tulus menegaskan bahwa jamaah yang sedang dirawat ini merupakan anggota dari kelompok terbang (kloter) 49. Ia menjelaskan bahwa pasien tersebut harus menjalani tindakan medis pemasangan ring jantung di rumah sakit.

Sementara untuk jamaah lainnya, keluhan yang muncul mayoritas hanya berupa batuk dan pilek ringan, dan kondisi kesehatan mereka masih dalam kendali serta terpantau baik oleh tim medis.

Di samping pengawasan kesehatan, Tulus juga mengingatkan seluruh jamaah yang akan memasuki masa kepulangan agar mematuhi segala peraturan mengenai barang bawaan. Hal ini penting dilakukan demi kelancaran proses administrasi dan keberangkatan pulang.

Ia pun berharap seluruh jamaah terus menjaga daya tahan tubuh hingga nanti selamat tiba di Indonesia dan berkumpul kembali bersama keluarga tercinta. [kim.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!