Dr. Hj. Lia Istifhama, M.E.I
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia asal Jawa Timur, Dr. Hj. Lia Istifhama, M.E.I., atau yang akrab disapa Ning Lia, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai motor penggerak dalam konstelasi politik bangsa.
Hal tersebut disampaikan Ning Lia saat menjadi Keynote Speaker dalam kegiatan Sekolah Legislator yang digelar Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Kamis (29/10).
Di tengah dinamika zaman yang serba cepat, ia menilai generasi muda tidak boleh bersikap abai terhadap kebijakan publik dan arah demokrasi.
“Mahasiswa sebagai pemuda adalah kekuatan moral yang memiliki peran strategis. Politik bukan sekadar urusan kekuasaan, melainkan ruang pengabdian,” ujar Ning Lia.
Dalam pemaparannya, senator muda yang dikenal dekat dengan berbagai kalangan ini menekankan pentingnya membangun integritas sejak dini.
Menurutnya, integritas adalah fondasi utama agar seorang pemuda tidak mudah terombang-ambing oleh kepentingan pragmatis.
Selain integritas, Ning Lia juga mendorong para mahasiswa untuk terus mengasah kemampuan komunikasi (communication skills).
Ia menilai, gagasan besar sehebat apa pun akan sulit diwujudkan tanpa kecakapan berkomunikasi yang baik dengan seluruh lapisan masyarakat, dari tingkat akar rumput hingga pemangku kebijakan.
“Bangun integritas yang kuat, lalu tingkatkan kemampuan komunikasi kepada siapa saja.
Dengan komunikasi yang santun dan adaptif, mahasiswa bisa menjembatani aspirasi publik secara luas,” tambahnya.
Melalui pesan tersebut, Ning Lia berharap kampus-kampus, termasuk Untag Surabaya, terus melahirkan pemikir kritis sekaligus komunikator ulung yang siap menjaga kualitas demokrasi Indonesia ke depan. [why.gat]




