29.3 C
Sidoarjo
Thursday, October 29, 2026
spot_img

Disdikbud Kota Probolinggo akan Revitalisasi Museum dr Moh Saleh


Kota Probolinggo, Bhirawa – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo menyiapkan rencana revitalisasi Museum dr. Moh. Saleh untuk memperbaiki sarana dan prasarana sekaligus meningkatkan daya tarik kunjungan masyarakat. Rencana tersebut ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk balai besar yang menangani bidang kebudayaan.

Kepala Disdikbud Kota Probolinggo, Setyorini Sayekti, mengatakan koordinasi telah dilakukan dan tindak lanjut direncanakan pada November mendatang. Revitalisasi diharapkan dapat membuat museum lebih representatif dan mendukung fungsinya sebagai ruang edukasi sejarah dan kebudayaan.

“Melalui Harmoni Museum, kami ingin mendekatkan museum kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi yang pertama kali digelar di Museum dr. Moh. Saleh, sekaligus mendorong museum agar semakin dikenal dan diminati masyarakat,” ujarnya dalam kegiatan Harmoni Museum 2026 di Museum dr. Moh. Saleh, Rabu malam (28/10).

Menurut Setyorini, kegiatan tersebut digelar untuk memperingati Hari Museum Nasional dan Hari Kebudayaan Nasional sekaligus membuka ruang apresiasi seni budaya. Namun, pengembangan museum tidak hanya membutuhkan kegiatan pertunjukan, tetapi juga pembenahan fasilitas dan penguatan materi edukasi agar lebih menarik bagi pengunjung, khususnya kalangan pelajar.

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, mengatakan museum memiliki peran penting dalam mengenalkan sejarah dan nilai keteladanan kepada generasi muda. Koleksi serta kisah tokoh yang tersimpan di dalamnya dapat menjadi sumber pembelajaran untuk memahami perjalanan masyarakat dari masa lalu hingga sekarang.

Berita Terkait :  Unesa Bekali 1.500 Lulusan Kompetensi, Wujudkan Kepedulian Lewat Beasiswa

“Setiap ruang dan benda yang ada di museum menyimpan cerita tentang kehidupan masa lalu. Di Museum dr. Moh. Saleh, kita dapat mengenal sosok pejuang di bidang kesehatan yang meninggalkan warisan pemikiran dan keteladanan untuk dipelajari serta dikembangkan, khususnya oleh generasi muda,” katanya.

Aminuddin berharap sejarah perjuangan dr. Moh. Saleh dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Probolinggo. Menurutnya, museum perlu diperkuat sebagai sumber literasi sejarah yang menghubungkan warisan masa lalu dengan kebutuhan pembangunan saat ini dan mendatang.

Harmoni Museum 2026 juga melibatkan pelajar dan kelompok seni melalui pertunjukan tari, pantomim, dongeng, serta teater bertema dr. Moh. Saleh. Keterlibatan tersebut menjadi salah satu upaya mengenalkan museum kepada generasi muda melalui pendekatan seni dan budaya.

Meski demikian, tindak lanjut rencana revitalisasi akan menjadi salah satu faktor penting untuk memperkuat fungsi museum secara berkelanjutan, tidak hanya sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran yang dapat diakses masyarakat. [fir.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!