Pemprov Jatim, Bhirawa. – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Piek Budyakto memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kolaborasi lintas sektor tersebut diwujudkan melalui sejumlah program konkret, mulai dari pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), pengembangan SMAN 5 Taruna Brawijaya, hingga dukungan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Komitmen tersebut disampaikan Khofifah saat menghadiri acara lepas sambut Pangdam V/Brawijaya dari Mayjen TNI Rudy Saladin kepada Mayjen TNI Piek Budyakto di Gedung Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya, Rabu (28/10) malam.
Khofifah menegaskan, sinergi antara Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya perlu terus diperkuat agar program pembangunan berjalan berkesinambungan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi salah satu kunci dalam mendukung pembangunan Jawa Timur.
Kemitraan tersebut tidak cukup hanya diwujudkan melalui hubungan baik, tetapi harus dilanjutkan dengan kerja nyata dan kesinambungan program.
“Silaturahmi ini bukan sekadar menjaga hubungan baik, tetapi juga silaturahmi harakiyah, yakni menyambungkan program dan memperkuat kerja bersama,” ujar Khofifah.
Ia menjelaskan, silaturahmi harakiyah menjadi landasan dalam memperkuat kerja sama lintas sektor, termasuk pelaksanaan program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Alhamdulillah berbagai program konkret sangat banyak kami realisasikan bersama. Ini adalah wujud sinergi lintas sektor, tujuannya tentu supaya kesejahteraan masyarakat bisa terus ditingkatkan,” katanya.
Khofifah menambahkan, sinergi Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya juga berperan penting dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah.
Dengan wilayah Jawa Timur yang mencakup 38 kabupaten/kota, koordinasi antarlembaga diperlukan agar berbagai program pembangunan dan pelayanan masyarakat dapat berjalan selaras.
Selain di bidang pembangunan, kolaborasi kedua institusi juga diwujudkan dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Di antaranya, penanganan dinamika unjuk rasa pada akhir Agustus 2025 serta pemberantasan premanisme.
Koordinasi lintas lembaga turut diperkuat melalui pembentukan satuan tugas terpadu penanganan premanisme berdasarkan Keputusan Gubernur.
Pemprov Jatim bersama Polda Jatim dan Kodam V/Brawijaya juga menerbitkan Surat Edaran Bersama tentang penggunaan sistem pengeras suara di wilayah Jawa Timur.
Ke depan, Khofifah menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan komunikasi antarlembaga dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari dinamika sosial dan ekonomi, perkembangan teknologi informasi, hingga potensi bencana.
“Semoga keamanan dan ketertiban masyarakat Jawa Timur dapat terus terjaga. Karena itu, komunikasi dan koordinasi harus terus diperkuat agar berbagai persoalan dapat diantisipasi dan ditangani secara tepat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga menyambut Pangdam V/Brawijaya yang baru, Mayjen TNI Piek Budyakto, sekaligus menyampaikan apresiasi kepada Mayjen TNI Rudy Saladin atas kerja sama yang telah terjalin selama bertugas di Jawa Timur.
Ia berharap pergantian kepemimpinan di lingkungan Kodam V/Brawijaya tidak mengurangi kesinambungan kemitraan yang selama ini telah dibangun bersama Pemprov Jatim.
Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Piek Budyakto menyatakan kesiapannya melanjutkan sinergi dengan Pemprov Jatim untuk mendukung pembangunan dan menjaga stabilitas wilayah.
“Kami mohon arahan dan dukungan agar bisa melanjutkan hubungan baik yang telah dirintis oleh Mayjen TNI Rudy Saladin. Semoga sinergi ini dapat terus terjaga dan semakin kuat,” ujar Piek.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan Gubernur Khofifah serta jajaran Forkopimda Jawa Timur. Menurutnya, berbagai potensi yang dimiliki Jawa Timur merupakan kekuatan penting bagi kawasan sekitarnya.
Sementara itu, Mayjen TNI Rudy Saladin menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kolaborasi yang terjalin selama dirinya memimpin Kodam V/Brawijaya.
Ia berharap berbagai program prioritas Pemprov Jatim yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan di bawah kepemimpinan Pangdam yang baru. [ina.dre]




