Lamongan, Bhirawa – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat guna memastikan pelaksanaan program prioritas nasional berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dalam doa bersama memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Pendopo Lokatantra, Selasa (20/10/2026) malam.
Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut menyampaikan rasa syukur atas berbagai capaian pembangunan sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung implementasi Asta Cita di Kabupaten Lamongan.
“Alhamdulillah, malam ini kita bersama-sama memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Momentum ini bukan hanya untuk mensyukuri hasil pembangunan, tetapi juga memperkuat tekad agar program Asta Cita berjalan dengan baik, khususnya di Lamongan,” tutur Pak Yes.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan membutuhkan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat. Oleh karena itu, berbagai program prioritas nasional terus didukung melalui kebijakan dan langkah konkret yang disesuaikan dengan potensi serta kebutuhan daerah.
Salah satu fokus utama Asta Cita yang terus diperkuat di Lamongan ialah ketahanan pangan. Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Kabupaten Lamongan terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui fasilitasi, dukungan, dan pendampingan kepada petani.
Produksi padi Lamongan yang menjadi terbesar di Jawa Timur merupakan salah satu kontribusi strategis daerah dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional. Selain padi, upaya peningkatan produksi juga diarahkan pada komoditas gula.
“Ini bukan sekadar tentang capaian produksi, tetapi bagaimana pemerintah hadir mendorong, memfasilitasi, dan memberikan dukungan agar swasembada pangan, termasuk swasembada gula, dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.
Melalui penguatan sektor pertanian, Pemkab Lamongan berharap produktivitas petani terus meningkat, ketahanan pangan daerah semakin kokoh, dan kontribusi Lamongan terhadap kebutuhan pangan nasional dapat dipertahankan.
Di bidang kesehatan, pelaksanaan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Kabupaten Lamongan menunjukkan capaian positif.
Berdasarkan data hingga 15 Oktober 2026, jumlah kehadiran masyarakat dalam program PKG mencapai 692.983 orang atau 108,75 persen dari target nasional sebesar 46 persen.
Sementara itu, pada 2025, capaian PKG di Kota Soto tercatat sebanyak 521.516 orang atau 105,93 persen dari target nasional sebesar 36 persen.
Capaian tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus memperluas jangkauan pelayanan kesehatan. Pemkab Lamongan berkomitmen mendorong pemerataan akses pemeriksaan kesehatan agar semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.
Selain sektor kesehatan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Di Kabupaten Lamongan, program tersebut telah menjangkau hampir 350 ribu penerima manfaat.
Pelaksanaan MBG menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok penerima manfaat lainnya.
Penguatan ekonomi kerakyatan juga menjadi perhatian Pemkab Lamongan melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Dari total 474 desa dan kelurahan di Kabupaten Lamongan, lebih dari 327 koperasi telah terbentuk, dengan 90 koperasi di antaranya sudah beroperasi.
Pemkab Lamongan terus melakukan fasilitasi dan pendampingan agar koperasi dapat berkembang secara berkelanjutan, memperkuat perekonomian masyarakat, serta memberikan manfaat nyata bagi warga di tingkat desa dan kelurahan.
Sementara itu, pada sektor pendidikan, Pemkab Lamongan tengah mempersiapkan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di kawasan Tlogoanyar dengan luas lahan sekitar enam hektare.
Sebelumnya, pelaksanaan Sekolah Rakyat masih menempati lokasi sementara di wilayah Brondong. Kehadiran fasilitas permanen tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan yang layak bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Lamongan.
Pembangunan Sekolah Rakyat juga menjadi bagian dari upaya memperkuat akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan agar memperoleh kesempatan belajar yang lebih baik.
Selain mendukung program prioritas nasional, Pemkab Lamongan tetap melanjutkan pembangunan daerah melalui 15 program prioritas yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pada sektor infrastruktur, program Jalan Mulus Lamongan (Jamula) terus berjalan dengan capaian mendekati 70 persen jalan dalam kondisi mulus.
Ke depan, pembangunan infrastruktur tidak hanya difokuskan pada peningkatan kualitas jalan, tetapi juga penguatan jaringan irigasi pertanian dan sarana pendukung lainnya. Langkah tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, menunjang aktivitas ekonomi, serta mendukung produktivitas sektor pertanian.
Pemkab Lamongan juga merencanakan pemerataan penerangan jalan umum melalui program Lamongan Menyala pada tahun mendatang. Program ini menargetkan pemasangan 10 ribu titik lampu di berbagai wilayah.
Pemerataan penerangan jalan diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas, mendukung kelancaran mobilitas pada malam hari, sekaligus memperkuat keamanan lingkungan.
Pak Yes menegaskan, seluruh program pembangunan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan mengutamakan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Program-program pembangunan akan terus kita dorong agar berkelanjutan dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat,” tegas Pak Yes. [yit.kt]




