31 C
Sidoarjo
Thursday, September 3, 2026
spot_img

Kodim 0823 Situbondo Targetkan 36 Jembatan Garuda Merah Putih Tuntas Tahun 2026

Situbondo, Bhirawa – Sedikitnya ada 36  jembatan Perintis Garuda Merah Putih  yang ditargetkan rampung di tahun 2026. Hal itu disampaikan langsung Dandim 0823 Situbondo, Letkol Inf Ferry Ardian, Kamis (4/9/2026).

Untuk Kabupaten Situbondo, Pemerintah Kabupaten mengusulkan 36 titik jembatan Garuda yang tersebar di berbagai wilayah pelosok.

“Ya, pada tahap pertama, terdapat 21 titik yang masuk dalam program pembangunan. Dari perkembangan terakhir, 10 Jembatan Garuda telah selesai dan mulai dimanfaatkan masyarakat.  Sementara pembangunan titik lainnya terus dikawal dan diselesaikan sesuai tahapan program,” tutur Letkol Ferry.

Pihaknya menargetkan, bahwa bukan sekadar mengejar jumlah, tetapi memastikan setiap jembatan yang dibangun benar-benar selesai, aman dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Untuk itu saya berpesan kepada masyarakat Situbondo dan Indonesia terkait semangat “Garuda Merah Putih” di balik pembangunan jembatan ini. Artinya,

pesan saya sederhana yakni jembatan ini dibangun oleh negara, tetapi menjaganya adalah tanggung jawab kita bersama,” ulas Letkol Ferry.

Pria asli Malang itu menambahkan, agar semua elemen merawat dan manfaatkan sebaik-baikny keberadaan jembatan tersebut. “Tolong jangan sampai dicoret, jangan dirusak dan jangan digunakan secara berlebihan di luar peruntukannya,” tambahnya.

Lebih dari itu, sambung dia, durinya ingin masyarakat melihat Jembatan Garuda ini sebagai simbol persatuan dan gotong royong.

“Karena ketika sebuah jembatan dibangun, yang sebenarnya kita bangun bukan hanya akses fisik, tetapi juga harapan, kesempatan dan masa depan masyarakat,” ujarnya.

Berita Terkait :  Cegah Korban Scam, Pemkab Tuban, OJK dan Bank Jatim, Bekali ASN Literasi Keuangan

Kedepan, terang Letkol Ferry, Garuda Merah Putih harus benar-benar menjadi simbol bahwa negara hadir untuk seluruh rakyat Indonesia. Itu, tandasnya, sesuai dengan komitmen Kodim 0823 ke depan untuk mengawal dan menjaga aset strategis nasional setelah jembatan selesai dibangun.

 â€œKodim 0823 Situbondo melalui jajaran Koramil dan Babinsa akan terus melakukan pembinaan wilayah, monitoring dan komunikasi dengan pemerintah desa serta masyarakat untuk memastikan jembatan dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik. Kami juga akan mendorong masyarakat untuk memiliki rasa memiliki atau sense of ownership terhadap jembatan tersebut,” ungkapnya .

Karena pada akhirnya, kata Letkol Ferry,  jembatan ini dibangun untuk rakyat, berada di wilayah rakyat dan manfaatnya kembali kepada rakyat.

“Untuk itu kami ingin jembatan Garuda ini bukan hanya menjadi proyek yang selesai dibangun pada tahun 2026, tetapi menjadi infrastruktur yang bertahan, bermanfaat dan terus menghubungkan masyarakat Situbondo untuk puluhan tahun ke depan. Bagi kami di Kodim 0823/Situbondo, Jembatan Garuda bukan sekadar jembatan yang menghubungkan dua sisi wilayah. Ini adalah jembatan yang menghubungkan masyarakat dengan harapan, menghubungkan pelosok dengan pusat pertumbuhan, dan yang paling penting, menjadi bukti bahwa negara hadir sampai ke pelosok negeri,” katanya.

Dengan adanya semangat Garuda Merah Putih—satu Indonesia, satu tujuan, tutur Letkol Ferry, tidak boleh ada masyarakat yang merasa tertinggal atau terisolasi. Dengan program jembatan Garuda memang diluncurkan secara nasional oleh Presiden pada 13 Agustus 2026 lalu secara nasional program tersebut.

Berita Terkait :  Bupati Mojokerto Minta BPC HIPMI Jadi Wadah Ciptakan Bibit Pengusaha Muda

“Itu mencakup jembatan yang dikerjakan TNI, sementara jembatan Merah Putih Presisi dikerjakan Polri,” pungkas pria dengan pangkat dua melati itu dipundaknya.  [awi.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!