Kab Malang, Bhirawa – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi Jatim 4 Kabupaten Malang, yang kini dibangun di wilayah Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Sehingga dengan pembangunan SR tersebut telah di monitoring oleh tim dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Budiar Anwar.
Monitoring yang dilakukan tim dari Kemensos tersebut guna memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana dan standar yang telah ditetapkan, serta sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap progres pekerjaan di lapangan, yang sekaligus memastikan keamanan dan kualitas pembangunan agar pada 31 Juli 2026 nanti saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) para siswa mulai belajar dengan nyaman dan aman.
Hal ini dibenarkan, Sekda Kabupaten Malang Budiar Anwar, Selasa (28/7), kepada Bhirawa. Dia menjelaskan, tim motoring dari Kemensos tersebut langsung datang ke SR di Desa Srigonco, pada Jumat (24/7) untuk memastikan kesiapan gedung SR saat siswa mengikuti MPLS. Sedangkan dalam monitoring itu dilakukan dengan meninjau langsung lokasi Pembangunan, serta melihat perkembangan pekerjaan yang sedang berlangsung.
“Kami juga berdialog dengan pihak pelaksana untuk mengetahui sejauh mana progres pembangunan serta kendala yang dihadapi selama proses pengerjaan,” tuturnya.
Menurutnya, pembangunan SR merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat. Kehadiran fasilitas pendidikan yang memadai diharapkan mampu mendukung kegiatan belajar mengajar yang lebih baik dan nyaman bagi para siswa. Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan pembangunan SR Terintegrasi Jatim 4 Kabupaten Malang dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target, dan nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas Pendidikan di wilayah Malang Selatan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kemensos atas dipilihnya Kabupaten Malang sebagai tempat pembangunan SR, dengan hadirnya SR juga akan menjadi icon di Malang Selatan,” ujar Budiar.
Dalam kesempatan itu, dia juga berharap, semoga dengan hadirnya SR akan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Malang, khususnya bagi anak-anak generasi muda Kabupaten Malang, di wilayah Malang Selatan. Sementara, dengan akan dimulainya MPLS Sekolah Rakyat tersebut, calon siswa-siswa telah memiliki semangat. Dalam MPLS nanti, para siswa-siswa akan didik Bela Negara.
“Saya yakin anak-anak ini nantinya fisik dan mentalnya akan ditempa di Sekolah Rakyat, sehingga akan tercipta kedisiplinan, khususnya dalam belajar dan juga bisa menjadi anak yang mandiri,” pungkanya. [cyn.kt]


