25 C
Sidoarjo
Sunday, July 26, 2026
spot_img

Wali Kota Mojokerto: Perkuat Kampung Bersinar, Warga Diminta Waspadai Modus Baru Narkoba

Kota Mojokerto, Bhirawa. – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus baru penyalahgunaan narkoba yang kini semakin beragam dan menyasar anak-anak hingga remaja. Edukasi kepada masyarakat terus diperkuat melalui Program Kampung Bersinar (Bersih Narkoba) yang dilaksanakan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto.

Pesan ini disampaikan Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita saat menghadiri kegiatan Korve Indonesia Asri yang dirangkaikan dengan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Taman Suromulang, Kelurahan Surodinawan, Jumat (24/7).

Kegiatan diawali dengan Bike to Work dari Rumah Rakyat menuju lokasi. Setibanya di Taman Suromulang, Ning Ita bersama Wakil Wali Kota Mojokerto Cak Sandi, Kepala BNN Kota Mojokerto AKBP Damar Bastiar, Sekretaris Daerah, serta jajaran Pemerintah Kota Mojokerto mengikuti kerja bakti membersihkan kawasan taman.

Ning Ita mengatakan, masyarakat harus memahami bentuk dan modus peredaran narkoba terus berkembang. Jika sebelumnya narkotika identik dengan sabu, ganja, atau pil ekstasi, kini penyalahgunaannya dikemas dalam berbagai bentuk yang lebih sulit dikenali.

”Kini bentuk Narkoba terus berkembang. Ada yang dicampurkan ke cairan vape hingga permen yang menyasar anak-anak. Karena itu tugas kita membentengi keluarga, menjaga anak-anak, dan tidak ragu melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Menurut Ning Ita, sosialisasi P4GN yang digelar bersama BNN Kota Mojokerto merupakan bagian dari Program Kampung Bersinar yang dilaksanakan secara bergilir di setiap kelurahan. Program ini upaya memperkuat pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika melalui kolaborasi pemerintah, BNN, dan masyarakat.

Berita Terkait :  Polres Batu Ringkus Anggota Brimob Gadungan Tipu Ratusan Juta Rupiah

Ning Ita juga menyoroti tingginya angka kasus narkotika di Lapas Kelas IIB Kota Mojokerto sebagai peringatan bagi seluruh elemen masyarakat, agar tak lengah terhadap ancaman penyalahgunaan Narkoba.

”Sekitar 80% penghuni Lapas Kelas IIB Kota Mojokerto merupakan kasus Narkoba. Ini menjadi alarm bagi kita semua bahwa pencegahan harus dimulai dari keluarga dan lingkungan. Peran masyarakat sangat penting untuk mengenali, mencegah, dan melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan Narkoba,” tegasnya.

Melalui sosialisasi ini warga dibekali pemahaman mengenai jenis-jenis narkotika, ciri-ciri penyalahgunaan, hingga mekanisme pelaporan kepada BNN apabila menemukan dugaan peredaran Narkoba di lingkungan masing-masing.

Korve Indonesia Asri merupakan agenda rutin Pemerintah Kota Mojokerto setiap Jumat yang diawali dengan kegiatan Bike to Work sebelum dilanjutkan kerja bakti di berbagai titik sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. [oky.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!