Kota Batu, Bhirawa – Beberapa Bhabinkamtibmas di beberapa desa/ kelùràhan di Kotà Batu melakukan sambang petani jagung manis yang ada di wilayahnya. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dalam mendampingi masyarakat, mempererat sinergi dengan petani, serta mendukung keberhasilan Program Ketahanan Pangan Nasional (KPN) melalui sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan.
Beberapa lahan pertanian di Kota Batu menjadì titik budidaya jagung manis dalam pengembangan program KPN. Di antaranya di Desa Tòrongrejo, Desa Pandanrejo, dan Kelurahan Sisir.
“Sambang petani jagung manis ini untuk mendukung Program Basudewo Dit Binmas Polda Jatim melalui Binmas Pioner,” ujar Aiptu Gatot Jarwanto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sisir, Minggu (26/7).
Dalam sambang petani jagung manis ini ìa mendatangi lahan milik Jumain, yang berlokasi di Jl Sultan Hasan Halim RT 02 RW 05, Kelurahan Sisir, Kecamatan/ Kota Batu. Pada lahan seluas 500 m² ini, Jumain memiliki anaman jagung manis yang sudah berusia 15 hari. Bhabinkamtibmas berdialog bersama petani mengenai perawatan tanaman sekaligus memberikan imbauan agar selalu menjaga kesehatan mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu.
“⁹Selain itu, kita jugà mengingatkan lpetan intuk rutin melakukan pemupukan dan pengairan guna menjaga kesuburan tanaman sehingga pertumbuhan jagung tetap optimal dan menghasilkan panen yang berkualitas,” jelas Gatot.
Sambang petani juga dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Torongrejo, Aipda Abdul Didit yang mendatangi lahan jagung manis milik Painem yang ada di Dusun Krajan , Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo. Abdul Didit mengimbau kepada petani agar senantiasa menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), Bhabinkamtibmas, dan Babinsa. Sinergi ini menjadi langkah penting untuk mendukung keberhasilan sektor pertanian sekaligus memperkuat Program Ketahanan Pangan Nasional.
Kehadiran Polri dalam memberikan pendampingan dan motivasi kepada para petani agar terus produktif dalam meningkatkan hasil panen demi kesejahteraan bersama. Bhabinkamtibmas Desa Pandanrejo, Brigpol Nur Fiqih memantau perkembangan tanaman jagung manis yang telah berusia sekitar 65 hari dan diperkirakan akan memasuki masa panen dalam 2–3 minggu ke depan. Dan apabila menghadapi kendala dalam proses budidaya, diharapkan sinergi yang baik akan dapat mwmberikan solusi sèhingg dapat mendukung keberhasilan Program Ketahanan Pangan Nasional.
Diketàhui, dalam upaya menyukseskan program Ketahanan Pangan Nasional (KPN), Kepolisian Resor (Polres) Kota Batu mengaktifkan anggota untuk menyerap aspirasi dari para petani. Hal ini bertujuan mengetahui berbagai permasalahan yang dihadapi petani dalam mengelola lahan pertanian untuk kemudian dicari dan diberikan solusi.
Kapolres Kota Batu, AKBP Aries Purwanto mengatakan bahwa kegiatan sambang lahan pertanian ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mempererat kemitraan dengan masyarakat.
“Dengan komunikasi yang baik antara petani, penyuluh pertanian, dan kepolisian, diharapkan sektor pertanian di Kota Batu semakin maju dan mampu berkontribusi dalam menunjang ketahanan pangan yang berkelanjutan,” katanya. [nas.kt]


