Sumenep, Bhirawa. – Capaian indikator mutu layanan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep sepanjang Semester I Tahun 2026 menunjukkan perkembangan yang positif.
Mayoritas indikator pelayanan yang dipantau selama Triwulan I dan Triwulan II berhasil mencatatkan capaian di atas 90 persen. Capaian tersebut menjadi salah satu gambaran komitmen rumah sakit dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Pemantauan indikator mutu dilakukan secara berkala untuk memastikan setiap proses pelayanan berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, mengatakan indikator mutu memiliki peran penting dalam mengukur kinerja pelayanan rumah sakit.
Selain menjadi tolok ukur pencapaian standar pelayanan, indikator tersebut juga menjadi dasar dalam melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan.
“Melalui pemantauan indikator mutu rumah sakit, kami terus melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan serta kepuasan masyarakat,” kata dr. Erliyati, Kamis (23/07).
Menurutnya, capaian indikator mutu yang berada di atas 90 persen pada sebagian besar indikator yang dipantau sepanjang Semester I 2026 merupakan hasil dari proses kerja bersama seluruh jajaran rumah sakit.
Pencapaian tersebut tidak terlepas dari komitmen setiap unit dalam menjalankan tugas dan pelayanan sesuai dengan standar yang telah ditentukan.
“Pemantauan indikator mutu juga menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa pelayanan yang diberikan kepada pasien tidak hanya berorientasi pada aspek kecepatan dan ketepatan, tetapi juga memperhatikan keselamatan serta kenyamanan masyarakat yang menggunakan layanan kesehatan,” terangnya.
Dr. Erliyati menegaskan, peningkatan mutu pelayanan merupakan proses yang harus dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan.
Setiap hasil pemantauan menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui aspek pelayanan yang telah berjalan dengan baik maupun bagian yang masih membutuhkan pembenahan.
Karena itu, pihak rumah sakit terus mendorong seluruh unit pelayanan agar menjadikan budaya mutu sebagai bagian dari aktivitas kerja sehari-hari.
“Dengan demikian, upaya peningkatan kualitas pelayanan tidak hanya dilakukan ketika terdapat evaluasi atau penilaian, tetapi menjadi komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” terangnya.
Ia menambahkan, peningkatan mutu pelayanan merupakan tanggung jawab seluruh elemen rumah sakit. Tidak hanya tenaga medis yang berhadapan langsung dengan pasien, tetapi juga tenaga kesehatan lainnya, tenaga pendukung, serta jajaran manajemen memiliki peran yang sama penting dalam menciptakan pelayanan yang berkualitas.
“Setiap langkah menuju mutu yang lebih baik merupakan wujud komitmen kami dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik. Bersama, kita bangun budaya mutu demi pelayanan yang semakin berkualitas,” tambahnya.
Menurut dr. Erliyati, keberhasilan dalam mencapai indikator mutu tidak boleh membuat seluruh jajaran rumah sakit berpuas diri. Capaian tersebut justru harus menjadi motivasi untuk mempertahankan kinerja sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pada periode berikutnya.
Evaluasi secara berkala juga diperlukan untuk memastikan standar pelayanan tetap diterapkan secara konsisten di seluruh unit. Dengan adanya pemantauan yang berkelanjutan, setiap potensi permasalahan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti melalui langkah-langkah perbaikan.
Selain itu, peningkatan mutu pelayanan diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap pengalaman masyarakat saat memperoleh layanan kesehatan di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.
“Pelayanan yang aman, cepat, tepat, ramah, dan sesuai standar menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit,” ujarnya.
Capaian positif indikator mutu pada Semester I Tahun 2026 tersebut sekaligus menjadi modal bagi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk terus melakukan pembenahan.
Rumah sakit berkomitmen mempertahankan capaian yang telah diraih serta meningkatkan indikator yang masih memerlukan perhatian.
Dengan semangat evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep berharap kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Sumenep dapat terus meningkat.
Budaya mutu yang dibangun secara bersama-sama diharapkan mampu memperkuat sistem pelayanan rumah sakit sekaligus memberikan jaminan pelayanan yang semakin aman dan berkualitas bagi setiap pasien.
“Upaya tersebut juga menjadi bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berorientasi pada keselamatan pasien, peningkatan mutu, serta kepuasan masyarakat secara berkelanjutan,” imbuhnya. [adv.sul]


