28.1 C
Sidoarjo
Thursday, July 23, 2026
spot_img

Target Beroperasi Desember, Koperasi SBW Jatim Bangun Klinik Kesehatan dan Kecantikan

Kota Malang, Bhirawa. – Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) Jawa Timur terus memperluas kepakan sayap bisnisnya. Terbaru, Koperasi SBW secara resmi memulai peletakan batu pertama (groundbreaking) untuk fasilitas layanan kesehatan yang mencakup Klinik Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Klinik Kecantikan, bertempat di kawasan kantor SBW, Jalan Teluk Etna, Kota Malang.

Gedung yang bakal difungsikan sebagai klinik kesehatan tersebut memanfaatkan bangunan di area kantor yang dulunya difungsikan sebagai gudang dan ruang arsip milik Koperasi SBW. Setelah dievaluasi, potensi ruang yang ada dinilai sangat produktif jika dikembangkan menjadi unit bisnis layanan publik.

Ketua Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) Jawa Timur, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP., mengungkapkan bahwa pengembangan usaha di bidang kesehatan ini merupakan amanat dan keputusan resmi dari Rapat Anggota Rencana Kerja (RARK) Koperasi SBW pada bulan November tahun lalu.

“Hari ini kita laksanakan peletakan batu pertama untuk pengembangan usaha SBW di bidang kesehatan, yaitu Klinik BPJS dan Klinik Kecantikan. Kenapa baru sekarang, karena kita harus melengkapi seluruh administrasi terlebih dahulu dan mencari hari baik setelah bulan Suro,” ujar Sri Untari di sela-sela kegiatan.

Ia menjelaskan, pengerjaan fisik bangunan klinik di gedung bekas gudang dan ruang arsip tersebut ditargetkan rampung pada akhir Desember mendatang. Rencananya, grand launching fasilitas kesehatan tersebut akan digelar bertepatan dengan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Koperasi SBW pada 30 Desember. “Selama proses finalisasi bangunan nanti, kita juga siapkan untuk soft launching agar pelayanan bisa mulai berjalan secara bertahap,” tambahnya.

Berita Terkait :  WFH Setiap Rabu, Potensi Hemat 108 Ribu Liter BBM

Lebih lanjut, Sri Untari menerangkan bahwa lini usaha baru ini menjadi unit bisnis ke-6 yang dikelola oleh Koperasi SBW. Sebelumnya, koperasi yang berbasis sistem tanggung renteng ini telah sukses mengoperasikan lima unit bisnis lainnya, yaitu: Simpan Pinjam (SP), Toko/Ritel, Kavling Tanah, Kafe, dan Transportasi/Rental Mobil.

Untuk operasional klinik, SBW akan memberdayakan potensi internal anggota yang berprofesi sebagai tenaga medis, seperti dokter umum dan dokter gigi. Sedangkan untuk klinik kecantikan, pihak SBW bakal menggamit kolaborasi dan konsultasi bersama praktisi ahli serta dokter umum yang telah mengantongi sertifikasi kompetensi bidang estetika medis.

“Layanan ini terbuka untuk masyarakat umum. Namun khusus bagi anggota Koperasi SBW, seluruh transaksi penggunaan layanan-baik klinik, toko, hingga rental mobil-akan dicatat dan dikembalikan manfaatnya dalam bentuk Sisa Hasil Usaha (SHU),” jelasnya.

Di samping itu, kinerja keuangan unit-unit usaha SBW sepanjang semester pertama tahun 2026 ini tercatat menunjukkan tren yang sangat positif. “Alhamdulillah kinerja usaha berjalan baik. Jika pada tahun 2025 ketercapaian target omset berada di angka 84 persen, maka di semester pertama tahun 2026 ini sudah menembus angka 96 persen. Kita optimis sisa target 4 persen dapat terlampaui di semester berikutnya,” pungkas legislator asal Malang Raya tersebut.[mut.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!