Saat ini, bangsa kita tengah menjalani salah satu agenda strategis nasional yang sangat penting, yakni Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Kegiatan besar yang berlangsung dari tanggal 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 ini bukanlah sekadar rutinitas birokrasi belaka. Sensus ini adalah fondasi utama bagi pemerintah dalam memetakan arah perekonomian nasional pasca-dinamika global, termasuk pesatnya perkembangan ekonomi digital. Ada beberapa alasan mendasar mengapa dukungan masyarakat sangat krusial dalam menyukseskan sensus ini.
Pertama, Manfaat Langsung untuk Perencanaan Pembangunan. Data yang dikumpulkan dari Sabang sampai Merauke akan menjadi rujukan utama dalam penyusunan kebijakan ekonomi nasional maupun daerah. Pemerintah pusat maupun daerah membutuhkan data yang akurat dan up-to-date mengenai jumlah usaha, skala mikro hingga makro, hingga potensi sektor lapangan usaha. Kedua, Potret Nyata Potensi Ekonomi Kita. Sensus Ekonomi 2026 mendata hampir seluruh sektor usaha, baik usaha berskala rumahan, pedagang pasar, startup, hingga perusahaan berskala besar. Pelaku usaha tidak perlu merasa takut atau terbebani. Keterbukaan informasi yang diberikan oleh para pelaku usaha kepada petugas akan membantu memetakan tantangan dan peluang usaha ke depannya. Ketiga, Menepis Kekhawatiran Soal Pajak dan Kerahasiaan. Salah satu alasan penolakan yang sering terjadi di masyarakat adalah kekhawatiran bahwa data sensus akan digunakan untuk penagihan pajak. Perlu dipahami bersama bahwa Sensus Ekonomi sama sekali tidak berkaitan dengan penagihan pajak. Data yang dikumpulkan dijamin kerahasiaannya berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. BPS hanya akan menggunakan data tersebut untuk kepentingan penyusunan statistik dan gambaran makro ekonomi, bukan untuk melacak individu atau memeriksa kepatuhan pajak perorangan.
Keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 membutuhkan kolaborasi erat antara negara dan rakyat. Mari kita wujudkan kesadaran statistik (Sadar Statistik) dengan menerima petugas sensus dengan ramah dan memberikan data yang jujur serta akurat. Ingatlah bahwa partisipasi kita saat ini akan menentukan arah pembangunan ekonomi Indonesia untuk sepuluh tahun ke depan.
Adinda Mufida Putri
Mahasiswa, Kost di Semolowaru Surabaya


