Sidoarjo, Bhirawa. – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo melaporkan sampai Rabu (22/7) kemarin, dari 346 unit Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang ada, tercatat ada sebanyak 93 unit pembangunan gerainya sudah selesai 100%.
Meski belum semuanya total selesai, tetapi ada sejumlah KDMP yang sudah bisa melakukan transaksi atau sudah operasional. Diantaranya KDMP di Desa Prasung Kecamatan Buduran, KDMP Desa Bangah Kecamatan Gedangan, KDMP Desa Tambakkalisogo Kecamatan Jabon dan Desa Sumorame Kecamatan Candi.
”Total KDMP yang sudah bisa melakukan transaksional ada 68 unit,”
kata Kepala Dinas Koperasi dan UM Kabupaten Sidoarjo, M Edi Kurniadi ST MM, Rabu (22/7) kemarin.
Dari 68 unit KDMP itu, diakui Edi, mayoritas bergerak pada pemenuhan kebutuhan Sembako warga masyarakat. Dirinya berharap, kalau bisa ada KDMP yang bergerak pada bidang lain, agar lebih bervariatif. Misal bidang pertanian, perikanan dan lain-lain.
Pembangunan gerai KDMP di Kabupaten Sidoarjo, menurut Edi, saat ini terus bergerak untuk penyelesaian. Dari catatan yang ia terima, sebanyak 32 unit KDMP saat ini proses penyelesainnya sedang berjalan atau kurang dari 20%. Kemudian, ada KDMP yang proses pembangunannya sedang berjalan atau masih kurang 21% hingga 50% sebanyak 48 unit.
Dan ada KDMP yang proses pembangunan gerainya sedang berkisar 51% – 75% sebanyak 54 unit. Terakhir, sebanyak 17 unit KDMP yang pembangunannya sudah lebih dari 75%.
Edi mengakui ada KDMP yang lokasi gerainya di pinggir persawahan desa setempat. Misalnya KDMP di Desa Jimbaran Wetan Kecanatan Wonoayu, Desa Grabagan Kecamatan Tulangan, Desa Kemiri dan Desa Kepunten Kecamatan Tulangan.
Warga sempat mengkhawatirkan akan keamanan dari barang-barang yang ada di dalam KDMP -KDMP tersebut, terusik oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
”Insya Allah tidak apa -apa, semoga aman-aman saja, kita harapkan warga desa juga ikut saling menjaga, karena aset itu juga milik warga desa,” kata Edi. [kus.fen]


