Pemprov Jatim, Bhirawa. – Perjalanan panjang Sugiono (58) akhirnya membawanya kembali ke kampung halaman. Setelah ditemukan terlantar di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pria dengan keterbatasan penglihatan itu kini dapat berkumpul lagi dengan keluarga besarnya di Kabupaten Trenggalek berkat pendampingan Tim Sahabat Pulang Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur.
Sugiono ditemukan dalam kondisi terlantar pada 18 Juli 2026. Petugas kemudian mengevakuasinya ke Shelter Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur untuk mendapatkan perlindungan sementara sembari menelusuri identitas dan keberadaan keluarganya.
Meski memiliki KTP Kalimantan Timur karena lama merantau sebagai kuli bangunan, Sugiono hanya mengingat satu petunjuk penting, yakni keluarga besarnya berada di Desa Bendorejo, Kabupaten Trenggalek. Informasi tersebut menjadi titik awal Tim Sahabat Pulang berkoordinasi dengan Dinas Sosial PPPA Kabupaten Trenggalek hingga akhirnya berhasil menemukan keluarga yang selama ini terpisah darinya.
Kepala Dinsos Jatim, Dra. Restu Novi Widiani, MM, mengatakan setiap warga yang mengalami kondisi terlantar berhak memperoleh pelayanan sosial sesuai kebutuhannya. Menurutnya, penanganan yang cepat dan tepat menjadi bagian penting untuk memastikan penerima manfaat kembali mendapatkan perlindungan dan kesempatan menjalani kehidupan yang lebih baik.
Setelah komunikasi dengan keluarga terjalin, Dinsos Jatim bersama Dinsos PPPA Kabupaten Trenggalek mendampingi pemulangan Sugiono ke Shelter Dinsos PPPA Kabupaten Trenggalek. Di tempat tersebut, ia akan menjalani pembinaan sebelum kembali hidup bersama keluarganya. “Kami berharap penerima manfaat dapat melanjutkan proses pembinaan sehingga mampu hidup lebih mandiri dan tidak kembali terlantar,” ujar Restu Novi Widiani.
Pendampingan pemulangan melalui Tim Sahabat Pulang menjadi salah satu bentuk komitmen Dinsos Jatim dalam memastikan warga yang mengalami kerentanan sosial tidak hanya memperoleh perlindungan, tetapi juga kesempatan untuk kembali membangun kehidupan bersama keluarga.[rac.ca]


