28.4 C
Sidoarjo
Wednesday, July 22, 2026
spot_img

Diduga Konsumsi MBG, 14 Siswa SMAN 1 Pandaan Keracunan


Pasuruan, Bhirawa – Sebanyak 14 siswa kelas 10 SMAN 1 Pandaan (Smanda), Kabupaten Pasuruan, mengalami dugaan keracunan makanan setelah menyantap jatah program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (22/7).

Para siswa dilaporkan mengalami gejala medis mendadak seperti mual, muntah-muntah, hingga reaksi gatal pada kulit seusai makan siang bersama di aula atas sekolah. Wakil Kepala Sekolah (Waka) Kesiswaan SMAN 1 Pandaan, Imad, menyampaikan peristiwa tersebut terjadi seusai para siswa mengikuti kegiatan matrikulasi sejak pagi hari.

Menurut Imad, jatah makanan MBG yang disediakan oleh penyedia SPPG KH Aisyah tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB. Makanan tersebut kemudian dibagikan kepada siswa pada pukul 11.30 WIB, dan mulai disantap bersama pada pukul 11.45 WIB.

“Tapi, usai selesai makan sekitar pukul 12.15 WIB saat persiapan salat zuhur, tiba-tiba anak-anak mulai banyak yang muntah,” ujar Imad saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.

Akibat insiden tersebut, suasana sekolah sempat panik karena sejumlah siswa mengeluhkan sakit perut dan tumbang secara bersamaan. Dari total 14 siswa yang terdampak, sebanyak 12 orang mengalami mual dan muntah, sementara 2 siswa laki-laki mengalami gatal-gatal pada kulit.

Sebanyak 9 siswa yang terdiri dari 2 laki-laki dan 7 perempuan harus segera dirujuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Pandaan untuk mendapatkan penanganan medis darurat. “Sebanyak 9 siswa dibawa untuk penanganan di IGD, sedangkan 5 siswa lainnya sudah kembali normal setelah sempat mual dan bisa beraktivitas lagi,” ujar Imad.

Berita Terkait :  Peringati Hari Disabilitas Internasional di Bojonegoro, Dorong Lingkungan Lebih Inklusif

Imad menjelaskan, kasus dugaan keracunan itu merupakan kejadian pertama yang terjadi di SMAN 1 Pandaan sejak sekolah tersebut ditunjuk sebagai pilot project atau lokasi percontohan program MBG pada Februari 2025 lalu.

Pihak sekolah memastikan saat ini kondisi para siswa yang sempat dirawat di IGD Puskesmas Pandaan sudah berangsur membaik dan dalam keadaan stabil. “Dan ini merupakan kejadian yang pertama kali terjadi di Smanda sejak program MBG bergulir. Alhamdulillah, untuk anak-anak yang dibawa dan mendapat penanganan medis di IGD sekarang kondisinya sudah mulai stabil,” tutur Imad.

Saat ini, pihak sekolah bersama tim medis terus memantau perkembangan kesehatan para siswa.

Sementara itu, sampel makanan MBG yang dikonsumsi para siswa telah diamankan oleh pihak berwenang. Hal itu dilakukan guna melakukan pengujian laboratorium lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut. [hil.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!