29.1 C
Sidoarjo
Wednesday, July 22, 2026
spot_img

Bimtek SPAB Wujudkan Lingkungan Pendidikan Kota Batu Aman Bencana

Kota Batu, Bhirawa – Suasana nyaman, aman, dan siaga bencana dikondisikan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu di lingkungan pendidikan. Karena itu BPBD kota ini menyelenggarakan Bimbingan Teknis (bimtek) Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang diikuti perwakilan satuan pendidikan se-Kota Batu, Rabu (22/7).

Bimtek SPAB yang berlaksanakan di Hall Arjuna Hotel Zam Zam Kota Batu ini merupakan upaya untuk meningkatkan pengetahuan, kapasitas, dan kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

“Melalui penerapan konsep Satuan Pendidikan Aman Bencana diharapkan setiap sekolah mampu menyusun langkah-langkah mitigasi, kesiapsiagaan, hingga penanganan darurat secara terkoordinasi dengan tindakan yang tepat,” ujar Suwoko, Kaĺaksa BPBD Kota Batu.

Ia menjelaskan bahwa sekolah yang siap menghadapi bencana bukan hanya melindungi peserta didik, tenaga pendidik, dan seluruh warga sekolah. Tetapi juga menjadi pondasi dalam membangun masyarakat yang lebih tangguh terhadap risiko bencana.

Dan melalui Bimtek SPAB,  BPBD mengajak mewujudkan budaya sadar bencana dimulai dari lingkungan sekolah. Dalam hal ini setiap sekolah diajak untuk mulai mempersiapkan diri untuk melakukan mitigasi bencana. “Karena kesiapsiagaan pada hari ini merupakan keselamatan di masa depan,” jelas Suwoko.

Selain melakukan mitigasi untuk mengurangi resiko dan dampak terjadinya bencana, BPBD juga telah melaksanakan Assessment Awal Rehabilitasi dan Rekonstruksi (A2R2) pasca kejadian bencana cuaca ekstrem yang terjadi di awal tahun ini. Untuk itu BPBD Kota Batu berkolaborasi dengan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) kota ini.

Berita Terkait :  Raih Gelar Doktor Unair, Dosen UMSurabaya Angkat Budaya Lokal Madura jadi Solusi Cegah Stunting

Adapun A2R2 yang telah dilaksanakan salah satunya berada di Dusun Lemah Putih, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji. Assessment awal dilakukan dengan tujuan untuk melakukan pendataan awal terhadap dampak kerusakan serta mengidentifikasi kebutuhan penanganan pasca bencana.

“Data hasil assessment ini akan kita digunakan sebagai dasar dalam penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak bencana cuaca ekstrem,” tàmbah Suwoko.

BPBD Kota Batu terus berupaya melakukan langkah-langkah penanganan pasca bencana secara cepat, tepat, dan terkoordinasi bersama unsur terkait. Pemkot Batu terus berkomitmen mempercepat pemulihan kondisi masyarakat serta mengurangi potensi risiko bencana di masa mendatang.

Adapun A2R2 yang dilakukan berkaitan dengan cuaca ekstrem yang menyebabkan munculnya angin kencang. Selain di Desa Sumberbrantas, rumah terdampak angin kencang juga terdapat di Dusun Krajan, Desa Giripurno.

“BPBD kini telah melakukan perempesan pohon di jalur-jalur rawan agar tidak ada lagi pohon tumbang yang mengancam pengguna jalan jika angin kencang kembali menerjang,” tandas Suwoko. [nas.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!