28.9 C
Sidoarjo
Wednesday, July 8, 2026
spot_img

BPBD Bojonegoro Intensifkan Distribusi Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Bojonegoro, Bhirawa – Pemkab Bojonegoro melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro terus melakukan upaya penanganan kekeringan dampak musim kemarau dengan menyalurkan bantuan air bersih. Selama bulan Juni hingga awal Juli 2026, distribusi bantuan dilakukan secara bertahap berdasarkan permohonan dari pemerintah desa dan hasil asesmen lapangan BPBD Bojonegoro.

Kepala BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi, mengatakan selama Juni 2026 telah disalurkan 10 tangki air bersih ke sejumlah desa terdampak. Bantuan tersebut didistribusikan ke Desa Deru, Wotan, dan Sumberharjo di Kecamatan Sumberrejo, Desa Sumberejo Kidul Kecamatan Sukosewu, Desa Sugihwaras dan Luwihaji Kecamatan Ngraho, Desa Nglampin Kecamatan Ngambon, serta Desa Papringan Kecamatan Temayang.

Memasuki awal Juli 2026, penyaluran kembali dilakukan ke wilayah yang mengajukan permohonan, yakni Desa Sumberejo Kidul, Kecamatan Sukosewu, dan Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngraho.

” Setiap permohonan distribusi air bersih diawali dengan verifikasi lapangan untuk memastikan kondisi sumber air, jumlah warga terdampak, serta ketersediaan pasokan di wilayah setempat. Dengan mekanisme tersebut, bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelas Heru, Rabu (8/7).

Selain penanganan darurat, BPBD juga telah melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi terdampak kekeringan selama tahun 2026 sebagai dasar penyusunan langkah mitigasi. Berdasarkan data BPBD, terdapat sejumlah kecamatan yang masuk dalam wilayah potensi kekeringan sebanyak 20 kecamatan di 72 desa.

Berita Terkait :  Upaya Entas Kemiskinan, Pj. Gubernur Adhy Serahkan Program Rutilahu di Kediri

Pemetaan itu menjadi dasar dalam menentukan prioritas distribusi air bersih, penyediaan cadangan air, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi puncak musim kemarau.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, dan instansi terkait untuk memantau perkembangan kondisi di lapangan sehingga distribusi bantuan dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi peningkatan kebutuhan masyarakat.

BPBD juga mengimbau masyarakat menggunakan air secara hemat selama musim kemarau. Warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih diminta segera melapor kepada pemerintah desa atau menghubungi Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Bojonegoro melalui layanan WhatsApp 0811-3356-444 agar penanganan dapat segera dilakukan. [bas.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!