28.3 C
Sidoarjo
Wednesday, June 17, 2026
spot_img

Tuntaskan Spillway Sungai Tanggul, Pemprov Dorong Ketahanan Pangan di Jember


Pemprov, Bhirawa
Pembangunan pelimpah (spillway) Sungai Tanggul di Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, telah rampung dan diserahterimakan pada 2 Juni 2026.

Proyek yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Jawa Timur ini diharapkan memperkuat pengendalian banjir sekaligus mendukung ketahanan pangan di wilayah setempat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur, Ir. I Nyoman Gunadi, S.T., M.T. menyampaikan bahwa pekerjaan tersebut telah selesai sesuai jadwal dan bahkan lebih cepat dari batas akhir perpanjangan waktu yang semula ditetapkan pada 14 Juni 2026.

Pembangunan pelimpah merupakan tindak lanjut perbaikan pasca kerusakan yang terjadi akibat tingginya intensitas hujan. Untuk menjaga mutu pelaksanaan, perbaikan dilaksanakan bertahap melalui dua kali perpanjangan waktu: tahap pertama selama 50 hari kalender pada 1 Januari-19 Februari 2026, dan tahap kedua selama 115 hari kalender dari 20 Februari hingga 14 Juni 2026.

“Seluruh proses penyelesaian pekerjaan dilaksanakan sesuai ketentuan Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Nomor 12 Tahun 2021,” ungkapnya, Rabu (17/6).

Selain bangunan utama yang telah selesai, Dinas PU SDA Jawa Timur juga melanjutkan sejumlah pekerjaan pendukung yang direncanakan sejak tahun sebelumnya. Nyoman menjelaskan bahwa kegiatan pendukung mencakup penguatan sayap hulu-kanan pelimpah serta restorasi bagian hilir, yang saat ini masih dalam tahap perencanaan.

“Kehadiran pelimpah ini dinilai memiliki dampak penting bagi sektor pertanian di Kabupaten Jember. Infrastruktur baru tersebut mampu mengairi sekitar 1.046 hektare lahan sawah produktif dan mengoptimalkan pemanfaatan aliran Sungai Tanggul lama yang sebelumnya belum termanfaatkan maksimal,” tegasnya.

Berita Terkait :  Wali Kota Batu Ingatkan Jangan Diskriminatif Layanan Kesehatan

Dengan beroperasinya pelimpah, pasokan air irigasi diharapkan lebih stabil sepanjang tahun dan risiko banjir yang mengancam lahan pertanian dapat diminimalkan.

Dinas PU SDA menegaskan bahwa pembangunan dan pengelolaan infrastruktur sumber daya air merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga keberlanjutan ketahanan pangan nasional.

“Melalui sinergi antara perencanaan teknis dan kebutuhan masyarakat di lapangan, proyek ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat perekonomian daerah,” tambah Nyoman.

“Rampungnya pelimpah Sungai Tanggul menjadi salah satu bukti komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menghadirkan infrastruktur yang berfungsi tidak hanya sebagai pengendali banjir, tetapi juga sebagai penunjang produktivitas pertanian dan kedaulatan pangan ke depan,” urainya menutup. [aya.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!