28.3 C
Sidoarjo
Wednesday, June 17, 2026
spot_img

Ustadz Eddy Diperpanjang Satu Tahun sebagai Kepala SD Mudipat

Ustadz Eddy Susanto menerima SK Kepala SD Muhammadiyah 4 Surabaya dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya, Ustadz DR Ridlwan MPd disaksikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ngagel. Sufendhi d/bhirawa.

Persiapkan Kader Penerus dan Tingkatkan Kualitas Sekolah Teladan Nasional

Surabaya, Bhirawa
Ustadz Eddy Susanto SPd MPd secara resmi dilantik kembali memegang amanah sebagai Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 4 (SD Mudipat) Pucang, Surabaya, Rabu (17/6) kemarin, di Auditorium Dien Samsudin Lantai 4 The Milenial Building. Masa jabatan yang diperpanjang ini berlaku untuk periode 2026-2027 atau tahun ke depan.

Prosesi pelantikan Ustadz Eddy dilaksanakan oleh Sekretaris Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Ustadz Drs H Catur Anang Hutoyo MPd. Perpanjangan masa tugas ini diberikan karena masa jabatan sebelumnya akan berakhir di Bulan Juni tahun 2026 ini.

Menurut Ustadz Eddy, penugasan satu tahun tambahan ini memiliki tujuan khusus selain menjalankan roda pendidikan, terus meningkatan mutu pendidikan di SD Mudipat juga untuk memberikan pelayanan kepada warga masyarakat yang menyekolahkan putranya di SD Mudipat.

”Ahamdulillah diberi amanah kembali. Sebenarnya tahun ini masa jabatan saya habis, namun diperpanjang satu tahun. Tugas utama saya mempersiapkan kader terbaik yang kelak akan melanjutkan kepemimpinan di SD Mudipat ini,” ujarnya Ustadz Eddy usai dilantik.

Dalam menjaga dan meningkatkan kualitas sekolah, Ustadz Eddy, menerapkan prinsip kerja sederhana namun menyeluruh, yaitu “Dipikir bareng, dilakoni bareng, dan dinikmati bareng”. Artinya seluruh perencanaan, pelaksanaan, hingga hasil kerja menjadi tanggung jawab dan milik bersama seluruh warga sekolah.

Berita Terkait :  Hairul Anam Resmi Gantikan Bambang Eko Melalui PAW di DPRD Kabupaten Sumenep

Ustadz Eddy menjelaskan, tiga pilar utama Pengembangan untuk mewujudkan visi itu, dirumuskan tiga strategi pokok. Pertama, penguatan sistem manajemen, sekolah akan menerapkan aturan kerja yang jelas dan terstruktur. Sistem ini disusun berlandaskan ketentuan organisasi Muhammadiyah, kemudian diterjemahkan menjadi kebijakan sekolah sehingga tidak bertentangan dengan induk organisasi. Jika sistem berjalan konsisten, maka pergantian pimpinan pun tidak akan mengganggu kestabilan operasional sekolah.

Kedua, membangun kolaborasi berjamaah, Kunci keberhasilan ada pada kebersamaan. Seluruh divisi kerja, pimpinan, guru, hingga karyawan diajak untuk saling bekerja sama dan terintegrasi satu sama lain. Dengan begitu, tercipta sinkronisasi dan sinergi dalam menjalankan setiap program.

Ketiga, terus melakukan inovasi. Perubahan zaman menuntut sekolah untuk beradaptasi. Inovasi menjadi keharusan agar mutu pendidikan terus meningkat dan sekolah tetap diminati serta dipercaya oleh masyarakat luas.

Selain aspek manajemen dan pembelajaran, kesejahteraan tenaga pendidik dan kependidikan juga menjadi prioritas utama. Ustadz Eddy menyatakan, pihak sekolah senantiasa memperhatikan kenyamanan dan keamanan bekerja bagi seluruh staf dan keluarga besar SD Mudipat.

Langkah nyata lain yang diterapkan adalah pemanfaatan teknologi informasi. SD Mudipat kini mengembangkan sendiri sistem manajemen berbasis digital yang dirancang oleh tim guru sekolah. Sistem ini berfungsi menjamin mutu pendidikan, mempermudah pendokumentasian kegiatan, penyusunan program kerja, hingga meningkatkan efisiensi pelayanan kepada orang tua siswa dan masyarakat.

Berita Terkait :  Pemilik Tambak Keluhkan Status Lahan Terganjal Konservasi

”Dengan sistem digital ini, segala urusan menjadi lebih tertata dan cepat. Harapannya, pelayanan kepada wali murid semakin baik dan transparan,” tandasnya. [fen.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!