Pemkot Mojokerto, Bhirawa
Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat transformasi digital guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) Pendampingan Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital (PEMDI) yang diikuti perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) di Balai Kota Mojokerto, Rabu (17/6).
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menegaskan bahwa keberhasilan penerapan Pemerintah Digital tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), melainkan membutuhkan sinergi dan keterlibatan seluruh OPD.
Menurut wali kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut, setiap perangkat daerah memiliki peran penting dalam mewujudkan layanan publik yang cepat, mudah, dan terintegrasi.
Karena itu, peserta yang mengikuti pendampingan diharapkan mampu memahami langkah-langkah strategis yang harus dilakukan setelah kegiatan berlangsung.
“Semua harus bergerak bersama. Kalau hanya satu pihak yang bekerja, target yang sudah ditetapkan akan sulit tercapai,” tegas Ning Ita.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo menjelaskan bahwa kegiatan pendampingan ini menjadi langkah awal untuk mencapai target indeks Pemerintah Digital tahun 2026.
Menurutnya, Kota Mojokerto memiliki pengalaman yang cukup baik dalam pengembangan layanan pemerintahan berbasis teknologi.
Ia menjelaskan, fokus pengembangan Pemerintah Digital saat ini tidak lagi sekadar menciptakan banyak aplikasi baru, melainkan mengintegrasikan berbagai aplikasi yang telah ada agar dapat saling terhubung dan memberikan kemudahan bagi masyarakat.
“Kalau dulu setiap layanan punya aplikasi sendiri-sendiri, sekarang yang penting adalah bagaimana semua layanan itu saling terhubung. Dengan begitu masyarakat tidak perlu bingung menggunakan banyak aplikasi untuk mengurus berbagai kebutuhan,” jelas Gaguk.
Melalui pendampingan yang melibatkan tenaga ahli tersebut, Pemerintah Kota Mojokerto berharap seluruh OPD memiliki pemahaman yang sama terkait arah pengembangan Pemerintah Digital.
Dengan kolaborasi yang kuat dan integrasi sistem yang semakin baik, layanan publik di Kota Mojokerto diharapkan menjadi lebih cepat, mudah diakses, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. [oky.dre]


