29.5 C
Sidoarjo
Wednesday, June 17, 2026
spot_img

Menjaga Esensi Perjuangan Mahasiswa di Tengah Gelombang Demonstrasi

Akhir-akhir ini, kita kembali menyaksikan gelombang aksi demonstrasi yang dimotori oleh rekan-rekan mahasiswa. Berbagai elemen pemuda turun ke jalan, menyuarakan tuntutan yang berangkat dari keresahan masyarakat terkait kondisi ekonomi dan arah kebijakan publik. Mulai dari tuntutan menstabilkan harga bahan pokok, mengkritisi alokasi anggaran, hingga penolakan terhadap berbagai regulasi yang dirasa memberatkan rakyat kecil. Di tengah dinamika ini, mari kita melihat peran mahasiswa secara objektif.

Sebagai kaum intelektual muda, mahasiswa memikul tanggung jawab moral yang besar. Mereka berada di posisi strategis sebagai jembatan antara pemerintah dan rakyat. Ketika masyarakat bawah kesulitan menyampaikan aspirasinya karena keterbatasan akses, mahasiswa hadir menggunakan mimbar bebas untuk menjadi penyambung lidah. Aksi turun ke jalan adalah bentuk kepedulian nyata, bukan sekadar unjuk kekuatan, melainkan wujud fungsi kontrol sosial agar jalannya pemerintahan tetap berpihak pada kesejahteraan bersama.

Kita tentu harus mengecam oknum-oknum yang mencoba menunggangi aksi damai demi kepentingan politik praktis atau kelompok tertentu. Namun, menyamaratakan semua gerakan mahasiswa sebagai tindakan anarkis adalah sebuah kekeliruan besar. Justru, demonstrasi yang tertib dan konstitusional adalah pilar penting dalam negara demokrasi. Kritik yang disampaikan adalah bentuk partisipasi warga negara untuk mengingatkan pemangku kebijakan agar senantiasa mengevaluasi program-programnya.

Pemerintah dan jajaran legislatif seharusnya tidak memandang demonstrasi sebagai ancaman. Respons terbaik yang bisa diberikan bukanlah tindakan represif, melainkan ruang dialog yang terbuka dan transparan. Aspirasi yang dibawa oleh mahasiswa adalah data lapangan yang nyata tentang bagaimana rakyat merasakan dampak langsung dari setiap kebijakan yang dibuat.

Berita Terkait :  Polres Sampang Sita Puluhan Botol Miras di Kios Terminal

Bagi rekan-rekan mahasiswa, perjuangan tidak boleh berhenti di jalanan. Edukasi dan pengawalan kebijakan secara teknis harus terus dilakukan. Tetaplah menjaga kemurnian gerakan dengan data yang akurat dan argumen yang konstruktif. Perjuangan kepentingan rakyat akan selalu relevan dan membutuhkan konsistensi dari seluruh elemen bangsa.

Mari kita dukung setiap upaya kritis yang bertujuan untuk keadilan sosial. Semoga suara mahasiswa tetap menjadi lentera yang menerangi kebijakan pemerintah agar selaras dengan amanat penderitaan rakyat.

Nabila Asywa
Mahasiswi, Kost di Darmawangsa, Surabaya

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!