Kota Malang, Bhirawa
Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB) terus menancapkan taji di kancah internasional. Kali ini, FH UB resmi menjalin kerja sama strategis dengan perusahaan teknologi raksasa asal Rusia, Positive Technologies. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) yang berlangsung di Kazan, Federasi Rusia, pada awal pekan lalu.
Penandatanganan kerja sama ini dilakukan langsung oleh Dekan FH UB, Dr. Aan Eko Widiarto, S.H., M.Hum., bersama perwakilan JSC Positive Technologies, Alexander Korolev. Agenda krusial ini turut disaksikan dan didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UB, Prof. Dr. Unti Ludigdo, S.E., M.Si., Ak.
Dekan FH UB, Dr. Aan Eko Widiarto mengungkapkan, kolaborasi internasional ini merupakan langkah taktis untuk menjawab tantangan perkembangan teknologi digital yang kian kompleks. Menurutnya, era digital saat ini tidak bisa hanya dilihat dari sisi teknis, melainkan harus diimbangi dengan kesiapan regulasi hukum yang matang.
“Kerja sama ini menjadi momentum penting bagi FH UB untuk memperkuat pengembangan kajian hukum keamanan siber (cybersecurity law) dan teknologi informasi di tingkat global. Tantangan digital saat ini mutlak membutuhkan sinergi antara aspek teknologi dan regulasi hukum,” tegas Aan Eko Widiarto.
Bentuk Cybersecurity Academy di Kampus
Untuk diketahui, Positive Technologies merupakan salah satu perusahaan keamanan siber terkemuka di Rusia. Perusahaan ini bergerak di bidang perlindungan infrastruktur digital, pengujian keamanan sistem informasi, serta pengembangan solusi keamanan siber bagi sektor pemerintahan maupun industri.
Melalui MoA ini, kedua belah pihak sepakat menelurkan sejumlah program konkret demi menguatkan kapasitas akademik. Beberapa poin ruang lingkup kerja sama yang disepakati antara lain:
Pengembangan kurikulum dan mata kuliah baru di bidang hukum keamanan siber.
Cybersecurity Academy: Pembentukan akademi khusus di lingkungan FH UB untuk pelatihan praktis mahasiswa.
Pusat Pembelajaran & Sertifikasi: Pendirian wadah khusus untuk pelatihan profesional dan sertifikasi keahlian.
Simulasi EdTechLab: Implementasi platform simulasi keamanan siber guna menunjang pelatihan berbasis praktik (hands-on training) bagi civitas akademika.
Aan menambahkan, selain memperkuat fasilitas fisik dan kurikulum, kerja sama ini juga mencakup pelatihan intensif bagi para dosen. Diharapkan, kolaborasi ini membuka ruang yang lebih luas bagi mahasiswa maupun dosen dalam meningkatkan kompetensi global.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi ruang pengembangan kompetensi mahasiswa dan dosen, baik dalam riset, publikasi internasional, hingga penguatan keterampilan praktis di bidang keamanan siber,” imbuhnya.
Ke depan, implementasi kerja sama ini tidak hanya terbatas pada sektor pendidikan formal. FH UB dan Positive Technologies juga berkomitmen melakukan riset bersama, konferensi internasional, hingga pengabdian kepada masyarakat demi membentengi ketahanan digital nasional. [mut.kt]


