31.7 C
Sidoarjo
Thursday, May 21, 2026
spot_img

Tekan Resiko Ibu Melahirkan, Konsul Jepang Bangun Fasilitas Rumah Bersalin di Situbondo

Situbondo, Bhirawa

Sebagai bentuk dukungan kerja sama kemanusiaan dan peningkatan layanan kesehatan masyarakat bagi ibu hamil dan anak, Takonai Susumu, Konsul Jenderal Jepang di Surabaya meresmikan sekaligus menyerahkan bantuan pembangunan rumah bersalin di Desa Curahtatal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, Kamis (21/5).

Bantuan hibah grassroots dari pajak masyarakat Jepang tersebut diserahkan oleh Takonai Susumu, Konsul Jenderal Jepang di Surabaya kepada Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan disaksikan Wabup Situbondo Ulfiyah, Plt Sekdakab Situbondo Akhmad Yulianto, Sekretaris Dinas Kesehatan Situbondo Rina Widharnani.

Takonai Susumu, Konsul Jenderal Jepang di Surabaya menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud persahabatan dan hubungan baik antara Pemerintah Jepang dengan Pemerintah Indonesia, khususnya Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

“Program bantuan hibah ini berdasarkan konsep keamanan manusia, Pemerintah Jepang melaksanakan Bantuan Hibah Akar Rumput dan Keamanan Manusia dengan tujuan pembangunan ekonomi dan sosial di negara-negara berkembang termasuk Indonesia, melalui pemberian bantuan dana untuk proyek-proyek berskala relatif kecil yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat setempat,” kata Takonai Susumu.

Takonai Susumu, menambahkan pelaksanaan berbagai proyek terletak berbagai wilayah diantaranya di daerah Provinsi Jawa Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.

“Pada tahun 2024, kami menandatangani kontrak hibah dengan LSM “PSPSDM” untuk melaksanakan pembangunan gedung bersalin serta dukungan peralatan medis di Puskesmas Pembantu Curah Tatal, Kabupaten Situbondo,” jelas Susumu.

Berita Terkait :  Mentan Amran Tegaskan Akan Stop Impor Solar Mulai Juli 2026

Melalui program bantuan akar rumput ini, lanjut Takonai Susumu, pihaknya berharap ibu hamil dan bayi baru lahir dapat memperoleh penanganan yang cepat dan tepat, sehingga masyarakat di wilayah ini dapat hidup dengan tenang dan aman.

“Kepada Kepala Puskesmas Arjasa dan seluruh pihak terkait, kami berharap agar gedung bersalin yang telah dibangun melalui proyek ini dapat dipelihara dengan baik, dimanfaatkan secara maksimal, dan digunakan secara berkelanjutan dalam jangka panjang,” tutur Takonai Susumu.

Sumber dana bantuan hibah ini, urai Takonai Susumu, berasal dari pajak yang dibayarkan oleh rakyat Jepang.

“Untuk itu, Pemerintah dan rakyat Jepang berharap melalui proyek ini, masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Situbondo dapat menjalani kehidupan yang sehat, sekaligus mempererat hubungan kerja sama antara kedua negara,” pungkas Susumu.

Sementara itu, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengucapkan terima kasih kepada Takonai Susumu, Konsul Jenderal Jepang di Surabaya yang telah meresmikan sekaligus menyerahkan pembangunan rumah bersalin tersebut.

“Kehadiran fasilitas kesehatan bagi ibu dan anak ini diharapkan dapat membantu menekan angka risiko ibu melahirkan dan bayi di Situbondo. Saya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Jepang melalui Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya atas dukungan pembangunan rumah bersalin yang diberikan kepada masyarakat Situbondo,” tutur Mas Rio.

Mas Rio melanjutkan,  sinergi internasional seperti ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan. “Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa, Situbondo ini memiliki tantangan geografis yang cukup ekstrem, karena sebagian besar wilayahnya berada di daerah perbukitan dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Bondowoso,” ujarnya.

Berita Terkait :  Pemkot Batu Gandeng Swasta Tingkatkan Layanan Kesehatan Mata

Sementara itu data Pemerintah Kabupaten Situbondo, tambahnya, pada tahun 2024 mencatat ada 93 persalinan dengan 16 ibu melahirkan di faskes wilayah Kabupaten Bondowoso. Pada 2025 jumlah persalinan mencapai 96 ibu dengan enam di antaranya melahirkan di luar daerah. Sementara hingga April 2026 tercatat 43 persalinan dengan tiga ibu melahirkan di Bondowoso.

“Tujuan utama pembangunan rumah bersalin di daerah ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak, menurunkan angka kematian, serta mendekatkan akses layanan kesehatan bagi ibu dan anak,” papar Mas Rio.  [awi.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!