Kab Malang, Bhirawa
Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Malang telah selesai 100 persen. Sedangkan jumlah KDMP yang dibangun tersebut sebanyak 127 titik, dan untuk target pembangunannya totalnya mencapai 340 titik KDMP.
Demikian yang disampaikan, Komandan Kodim (Dandim) 0818 Kabupaten Malang/Kota Batu, Letkol Czi Bayu Nugroho, Minggu (17/5), kepada wartawan. Seiring dengan selesainya ratusan titik pembangunan KDMP tersebut, kata dia, maka pendistribusian kendaraan operasional juga mulai dilakukan. Karena setiap KDMP yang telah selesai dibangun akan menerima dukungan berupa satu unit truk dan satu unit mobil pikup.
“Kini sebagian kendaraan tersebut sudah didistribusikan, dan prosesnya berjalan bertahap menyesuaikan progres penyelesaian bangunan di masing-masing titik,” jelasnya.
Menurutnya, pembangunan titik KDMP secara umum, kita pastikan tidak ada kendala berat selama proses pembangunan berlangsung. Namun, terdapat beberapa titik yang pengerjaannya melebihi target waktu tiga bulan, hal tersebut murni disebabkan oleh faktor alam, seperti kondisi cuaca yakni hujan. Meski ada kendala dalam pengerjaan pembangunan gedung KDMP, hal ini bisa kita atasi, kecuali faktor cuaca yang memang di luar kendali.
Dalam pembangunan gedung koperasi itu, ada keterlibatan TNI dalam proyek ini yang merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) RI Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan KDMP, yang diterbitkan pada 22 Oktober 2025.
Berdasarkan Inpres tersebut, lanjut Bayu, terdapat mandat pembangunan fisik diberikan kepada PT Agrinas Pangan Nusantara (APN) yang kemudian menggandeng TNI untuk eksekusi di lapangan, termasuk di Kabupaten Malang ini. Sehingga dengan sesuai Inpres, maka pihaknya bertugas dan bertanggung jawab dalam proses pembangunan fisiknya saja. Dan setelah selesai dibangun, maka bangunan diserahkan kepada PT APN, untuk kemudian diteruskan kepada pihak koperasi.
“Selanjutnya, pihak PT APN akan memberikan pendampingan selama dua tahun. Selesai pembangunan, TNI juga akan turut membantu proses distribusi serta memfasilitasi komunikasi dengan masing-masing pemerintah desa,” terangnya.
Di kesempatan itu, dia menambahkan, saat ini jajaran TNI bersama pemerintah daerah di wilayah Provinsi Jawa Timur (Katim) dan Jawa Tengah (Jateng), sudah dilakukan peluncuran 1.061 KDMP secara serentak oleh Presiden RI Prabowo Subianto, pada Sabtu (16/5) kemarin, di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk. Dengan sudah diluncurkan secara resmi tersebut, maka KDMP siap beroperasional.
“Tentunya hal ini menjadi tonggak sejarah baru bagi penguatan ekonomi dari akar rumput. Sehingga KDMP tidak lagi sekadar menjadi proyek pembangunan fisik, namun sebagai pusat perputaran ekonomi yang nyata bagi masyarakat desa,” tegas Bayu. [cyn.kt]


