29.6 C
Sidoarjo
Monday, May 11, 2026
spot_img

Bupati Kediri Siapkan Bantuan dan Perbaikan Rumah Tiga Bocah Yatim di Kandat


Kab Kediri, Bhirawa
Nasib tiga bersaudara di Dusun Kandat, Desa Kandat, Kecamatan Kandat mengundang keprihatinan. Di usia yang masih belia, mereka harus tumbuh dalam pengasuhan kakek dan nenek setelah sang ibu meninggal dunia sebulan lalu.

Anak sulung, Arvino (7), kini duduk di bangku kelas 1 SD. Sementara dua adiknya yang kembar, Arcelio dan Arsenio, baru berusia 2 tahun 4 bulan. Kebutuhan sehari-hari mereka dipenuhi sang nenek dengan penghasilan seadanya dari usaha kecil rumahan.

Kabar mengenai kondisi tiga bocah tersebut sampai kepada Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana yang kemudian datang mengunjungi rumah mereka bersama jajaran pemerintah daerah untuk bertemu langsung dengan keluarga yang mengasuh ketiga anak itu.

Sang nenek, Sholikah (50), menceritakan putrinya meninggal dunia pada April lalu karena sakit. Sementara ayah dari ketiga anak tersebut disebut tidak lagi memberikan kabar maupun tanggung jawab terhadap anak-anaknya.

“Ke sini datang pas istrinya tidak ada (meninggal), tapi tidak ngomong ke saya sama sekali anaknya bagaimana,” cerita Sholikah.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup, termasuk membeli susu formula dan pampers bagi cucu kembarnya, Sholikah mengandalkan usaha penggilingan bumbu, kopi, dan kelapa. Dari usaha itu, ia biasanya memperoleh penghasilan sekitar Rp20 ribu saat ramai pelanggan.

Selain itu, Sholikah bersama suaminya, Putut Sri Harmisworo (56), juga menerima pesanan makanan seperti madumongso dan sambal pecel untuk menambah pemasukan keluarga.

Berita Terkait :  Pemkab dan Pemkot Madiun Teken Kesepakatan Garis Batas Wilayah

Meski hidup dalam keterbatasan, pasangan lansia tersebut tetap berusaha tegar merawat ketiga cucunya. Mereka juga bersyukur masih menerima bantuan dari pemerintah.

“Pokoknya ada saja rezeki, nggak tahu dari mana. Insyaallah saya bisa buat beli susu, pampers. Kalau minta makanan saya siapin pokoknya semampu saya,” ujarnya.

Melihat langsung kondisi rumah dan mendengar cerita keluarga tersebut, Bupati Hanindhito menyatakan pemerintah daerah akan membantu kebutuhan keluarga, termasuk mendukung pendidikan dan kehidupan ketiga anak itu.

Ia juga berupaya menguatkan Sholikah yang beberapa kali menangis saat menceritakan nasib cucu-cucunya.

“Apa yang ibu jalani pasti tidak mudah. Ibu harus kuat,” kata Bupati Hanindhito.

Menurutnya, Arvino yang kini duduk di kelas 1 SD berpeluang untuk disekolahkan di Sekolah Rakyat (SR). Selain itu, Pemkab Kediri juga akan memberikan bantuan untuk mendukung usaha keluarga tersebut.

Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa peralatan usaha, tetapi juga pelatihan pengelolaan keuangan agar usaha keluarga bisa berkembang dan menambah penghasilan.

Bupati Hanindhito juga memastikan rumah keluarga itu akan diperbaiki karena beberapa bagian dinilai sudah tidak layak.

“Rumahnya tadi beberapa bagian ada yang masih bolong, kasihan kalau hujan angin pasti masuk ke dalam. Rumahnya akan kita perbaiki juga,” tandasnya. [van/nov.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!