28 C
Sidoarjo
Sunday, April 5, 2026
spot_img

Dibuka Gubernur, Kemendikdasmen Apresiasi Manajemen Talenta Murid Jatim


Surabaya, Bhirawa
Ajang Talenta Prestasi Murid tahun 2026 resmi dibuka Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Gelaran ini untuk menjaring murid berprestasi terbaik menjadi perwakilan Jawa Timur dalam berbagai kompetisi nasional yang digelar Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikdasmen.

Kesiapan yang matang ini pun, diapresiasi Kepala Puspresnas Maria Veronika. Menurutnya, ajang talenta prestasi murid yang digelar Jawa Timur disambut semangat dan antusias oleh para peserta sehingga tidak heran seringkali prestasi diborong Jatim.

Ia menilai Jatim sangat matang dalam melakukan persiapan di setiap ajang lomba. Dukungan penuh dari daerah membuat kebijakan manajemen talenta ini berjalan maksimal. “Yang dilakukan Jatim bagian implementasi peraturan menteri pendidikan dasar dan menengah nomor 25 tahun 2025 tentang manajemen talenta murid serta Implementasi Kemendikdasmen nomor 6 tahun 2026 tentang standart penyelenggaraan ajang yang menjadi wadah bagaimana kebijakan tingkat pusat dan daerah serta sekolah harus dilaksanakan dalam rangka manajemen talenta murid,” jelasnya.

Veronika menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan bakat sangat bergantung pada komitmen pemerintah daerah. Tanpa dukungan tersebut, program pengembangan siswa hanya akan berakhir sebagai sebuah dokumen kebijakan di atas kertas. “Manajemen talenta murid ini apabila tidak didukung penuh oleh daerah, maka manajemen talenta murid ini tentu saja hanya akan menjadi suatu kebijakan,” tutur Veronika.

Ia juga melihat proses rekrutmen hingga seleksi di Jatim dilakukan secara terukur. Puspresnas berharap sistem ini mampu melahirkan perwakilan provinsi yang tangguh untuk bersaing pada level yang lebih tinggi.

Berita Terkait :  Bupati Jember Muhammad Fawait Paparkan Program Andalan 100 Hari Kerja

“Untuk Jawa Timur sendiri, terbukti tadi sejak masa perekrutan, masa seleksi, penyiapan seleksi di daerah sampai dengan tingkat nasional dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,”jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan data Puspresnas Kemendikdasmen tahun ini sebanyak 9.046 ribu pendaftar Olimpiade Sains Nasional se Indonesia. Dari jumlah tersebut jumlah peserta dari Jawa Timur meningkat 20 persen.

Lalu OPSI tahun 2026 diikuti 19 ribu proposal tingkat nasional. FLS3N dan debat mengalami peningkatan pendaftar sebanyak 36 persen.

“Selamat berkompetisi dan jangan takut untuk berusaha sebab perlu penguatan mental tapi saya yakin kalian semua mampu berkompetisi tingkat nasional dan internasional,”tegas dia.

Sebagai informasi, ajang Talenta Prestasi Murid menjadi langkah strategis Pemprov Jatim dalam memperkuat ekosistem pendidikan berbasis prestasi, sekaligus menargetkan capaian Juara Umum pada berbagai kompetisi bergengsi tingkat nasional yang diselenggarakan pemerintah pusat, hingga dapat meraih prestasi ke tingkat internasional.

Untuk nasional yang ditargetkan juara umum diantaranya Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), Lomba Kompetensi Siswa (LKS), Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI), Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI), serta Lomba Debat Indonesia (LDI). [ina.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!