Pemprov Jatim, Bhirawa
Program You RISE, kolaborasi DBS Foundation dan Plan Indonesia, bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur meluncurkan program pelatihan perhotelan dan ritel bagi kaum muda. Program bertajuk You RISE ini menargetkan peningkatan keterampilan bagi 1.000 anak muda di Surabaya dan Sidoarjo hingga September 2026. Dan rencananya juga 1000 anak muda di tahun 2027.
Project Manager You RISE Plan Indonesia, Maya Sinlae, menyatakan bahwa inisiatif ini bertujuan menciptakan masa depan kerja yang lebih adil dan inklusif. Ia menyoroti tingginya angka pengangguran usia muda di Indonesia yang mencapai 16-17 persen, serta rendahnya partisipasi angkatan kerja perempuan yang baru menyentuh angka 54 persen.
“Plan Indonesia berkomitmen membuka akses pelatihan dan literasi finansial bagi perempuan dan kelompok rentan. Kami ingin mereka memiliki kepercayaan diri dan keterampilan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi secara mandiri,” ujar Maya saat menyampaikan sambutan secara virtual di Aula BLK Surabaya, Selasa (10/3).
Maya menambahkan, program yang didukung oleh DBS Foundation ini fokus pada empat pilar utama: kesiapan kerja, literasi finansial, keterampilan vokasi, dan peluang penempatan kerja yang inklusif.
Menurutnya, investasi pada talenta muda merupakan langkah strategis untuk menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan bagi keluarga dan komunitas.
Kepala Disnakertrans Provinsi Jawa Timur, Sigit Priyanto, S.T., M.M, menyambut baik sinergi ini sebagai langkah nyata memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang ketenagakerjaan.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan tenaga kerja tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis (hard skill), tetapi juga kompetensi non-teknis (soft skill).
“Kami mengapresiasi dukungan Plan Indonesia dalam memperkuat kualifikasi lulusan BLK. Pelatihan ini sangat krusial agar alumni memiliki kemampuan komunikasi, kedisiplinan, dan profesionalitas yang sesuai dengan standar industri saat ini,” kata Sigit.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur melalui BLK Surabaya memfasilitasi tempat pelatihan guna mendorong keterhubungan antara pelatihan vokasi dengan kebutuhan pasar kerja.
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran sekaligus menciptakan ekosistem kerja yang aman dan bebas dari kekerasan bagi pekerja muda.
Melalui program ini, para peserta mendapatkan pendampingan intensif agar siap menghadapi dinamika dunia kerja yang kompetitif. Kerjasama antara organisasi masyarakat sipil dan pemerintah daerah ini menjadi momentum penting untuk mendorong kemandirian finansial kaum muda di Jawa Timur secara merata. [rac.kt]


