32.8 C
Sidoarjo
Friday, May 8, 2026
spot_img

Bupati Kediri Salurkan Bantuan Benih Jagung dan Traktor untuk Petani Ngadiluwih

Kediri Bhirawa

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali menyalurkan bantuan benih dan alat mesin pertanian bagi petani di Kecamatan Ngadiluwih. Bantuan tersebut diserahkan langsung di Sumber Sugih Waras, Desa Dukuh.

Pada 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Kediri menyalurkan bantuan benih jagung sebanyak 3,39 ton kepada 15 kelompok tani. Selain itu, satu unit traktor roda empat diberikan kepada gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Desa Purwokerto.

Sebelumnya, pada 2025 lalu, bantuan dua unit traktor roda empat juga telah diberikan kepada kelompok tani di Desa Tales dan Gapoktan Desa Bangle.

Dalam kesempatan itu, Bupati Hanindhito juga berdialog dengan para petani. Sejumlah kelompok tani mengusulkan tambahan bantuan alat mesin pertanian, seperti combine harvester dan alat tanam benih padi.

“Tadi ada beberapa permintaan tambahan seperti combine harvester untuk panen sama alat tanam,” ujarnya, Jumat (8/5).

Menurutnya, bantuan alat tanam dibutuhkan karena petani mulai kesulitan mencari tenaga kerja untuk proses tanam manual. Sementara combine harvester diharapkan dapat mempercepat proses panen padi.

“Insyaallah alat tanam akan kita berikan minggu depan. Untuk combine harvester akhir tahun atau awal tahun depan paling cepat,” ungkapnya.

Selain usulan alat mesin pertanian, petani tebu juga menyampaikan keluhan terkait serangan hama uret yang dinilai mengganggu produktivitas tanaman. Mereka meminta solusi penanganan hama sekaligus dukungan infrastruktur pertanian untuk pengairan lahan.

Berita Terkait :  Satpolairud Polres Situbondo Bersama Timgab Berhasil Evakuasi Nelayan Hilang di Perairan Kalbut

Menanggapi hal itu, Bupati Hanindhito memastikan pemerintah daerah akan membantu pembangunan sumur submersible untuk mendukung kebutuhan irigasi. Pada 2026, pembangunan sumur submersible direncanakan di Desa Badal Pandean dan Desa Ngadiluwih. Selain itu, jaringan irigasi tersier juga akan dibangun di Desa Bangle.

“Untuk menangani hama uret kami minta Dinas Pertanian dan Perkebunan menurunkan tim untuk dibersihkan dan diberi obat, karena kalau tidak segera diselesaikan bisa berbahaya,” terangnya.

Bupati juga meminta kelompok tani merawat bantuan alat pertanian yang telah diberikan agar dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Kediri. [van.nov.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!