26 C
Sidoarjo
Monday, March 2, 2026
spot_img

Dampak Perang AS-Iran

Board of Peace (BoP), yang dipimpin Donald Trump nyata-nyata sudah menjadi “sutradara” perang di Timur Tengah. Dua negara utama aliansi BoP menyerang Iran, dengan tujuan mengganti rezim Republik Islam. Ibukota Iran, Teheran, dan 3 kota lain dihujani bom dari jet pesawat tempur AS dan Israel. Tetapi Iran membalas dengan target sekutu AS di jazirah Arab. Iran mengobral rudal menarget Qatar, Bahrain, UEA, Irak, dan Arab Saudi. Jika perang berkepanjangan, ibadah haji (dan umroh) akan terdampak, karena alasan keamanan.

Kementerian Luar Negeri Iran, telah meng-konfirmasi tewasnya pemimpin tertinggi (spiritual) Iran, Ali Khamenei. Sebagai korban serangan jet tempur AS dan Israel, yang melepaskan peluru kendali ke (target utama) kawasan tempat tinggal Ali Khamenei. Padahal tempat tinggalnya sangat dirahasiakan, dan berpindah-pindah. Namun konon Ali Khamenei, terjebak. Ketika merancang perundingan bersama staf, tiba-tiba terdengan suara jet tempur merang-raung, melepas rudal. Diumumkan masa berkabung selama 40 hari.

Serangan AS-Israel ke Iran, diberi tema Operation Epic Fury (operasi kemarahan pahlawan). Persis di atap genting kompleks kediaman Ali Khamenei, dijatuhkan sebanyak 30 bom. Terasa sangat mudah AS dan Israel, membunuh “musuh-musuhnya.” Menandakan kerja intelijen sangat efektif. Diduga banyak yang berkhianat di Hamas (Palestina), dan di Iran. Sangat mudah membunuh Presiden Iran, dengan scenario kecelakaan pesawat (helikopter) di udara. Ebrahim Raisi, tewas di udara, 19 Mei 2024.

Berita Terkait :  Waspada Anggur Impor!

Juga sangat mudah membunuh Perdana Menteri Palestina, sekaligus pemimpin tertinggi Hamas, Ismael Haniyeh. Ironisnya, pembunuhan terjadi saat berkunjung ke Teheran, menghadiri pelantikan Presiden Iran (pengganti, Masoud Pezeshkian). Juga diduga terdapat pengkhianat. Sudah dihukum berat (eksekusi), namun dikritisi luas, karena dilakukan tanpa proses Pengadilan.

Kini pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, dinyatakan secara resmi menjadi syuhada’ akibat serangan rudal AS dan Israel. Konon Majelis Ahlul Hal wal Aqdi (forum pakar Iran) sudah menyiapkan suksesi dan memilih tokoh rahasia. Beberapa tokoh disebut, termasuk anak kandung Ali Khamenei, Sayyid Mujtaba Khemenei. Selama ini diduga sebagai “penasihat” pemimpin tertinggi dalam berbagai Keputusan penting. Termasuk menerima pembicaraan tentang nuklir. Namun ditelikung mendadak AS dan Israel.

Serangan AS dan Israel ke Iran, menambah catatan aneksasi, dan pelanggaran HAM berat. Baru saja dilakukan AS terhadap negara tetangga, Venezuela, 3 Januari 2026. Serangan dengan sandi “Operasi Resolusi Mutlak,” menyebabkan 100 korban jiwa. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan pakar hukum internasional, menyatakan aneksasi AS ke Venezuela, sebagai pelanggaran HAM. Wapres Venezule menyatakan penangkapan Presiden Maduro, sebagai penculikan.

Serangan AS-Israel ke Iran, menyebabkan 201 korban jiwa. Serta lebih dari 750 orang terluka. Ironisnya, jet tempur AS dan Israel juga menghancurkan sebuah sekolah dasar (SD) di Minab, mengakibatkan 85 korban tewas. Konon SD putri dijadikan tameng hidup, agar pangkalan tentara udara di Teheran tidak diserang. Namun Iran, tidak diam. Bahkan membalas, dengan membombardir 27 pangkalan militer AS di enam negara Arab. Tak terkecuali serangan ke Arab Saudi.

Berita Terkait :  Wajib Waspada TBC

Pemerintah telah menghimbau penundaan umroh. Karena keamanan tidak terjamin. Padahal keamanan selama perjalanan dan berada Arab Saudi, menjadi pertimbangan (syarat) utama ibadah haji, dan umroh. Bahkan bisa dinyatakan haji tidak wajib, manakala Arab Saudi tidak aman (suasna peperang). Sehingga haji dibatalkan, sampai suasana kembali aman. Kondisi saat ini, wilayah udara, dan laut sekitar jazirah Arab tidak aman. Disebabkan lalulalang pesawat tempur AS dan Israel.

——— 000 ———

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!