28.3 C
Sidoarjo
Tuesday, June 16, 2026
spot_img

Retribusi Masih Minim, Pendapatan Daerah Kabupaten Malang 2025 Tetap Lampaui Target


Kab Malang, Bhirawa
Meski sektor retribusi daerah masih minim, realisasi Pendapatan Daerah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malang tahun 2025 berhasil melampaui target yang ditetapkan.

Pendapatan daerah tercatat terealisasi sebesar Rp 4,86 triliun atau mencapai 100,24 persen dari target awal yang dipatok sebesar Rp 4,85 triliun. Total pendapatan tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, hingga pendapatan lain-lain daerah yang sah.

Bupati Malang, HM Sanusi, Selasa (16/6), kepada Bhirawa menjelaskan, bahwa dari sektor PAD, realisasi secara keseluruhan hampir mendekati angka sempurna. Dari target yang ditetapkan sebesar Rp 1,21 triliun, pemerintah daerah berhasil mengantongi Rp 1,19 triliun atau setara dengan 98,51 persen.

Sedangkan dari capaian tersebut, pajak daerah menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi Rp 746,80 miliar dari target Rp 730,20 miliar, atau tercapai 102,27 persen.

Meski pajak daerah tumbuh positif, sektor retribusi daerah justru menjadi catatan merah karena realisasinya paling rendah dibanding sektor pendapatan lainnya.

“Dari target retribusi sebesar Rp 311,80 miliar, Kabupaten Malang hanya mampu mengumpulkan Rp 243,08 miliar atau sekitar 77,96 persen,” jelasnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara membenarkan, bahwa sektor retribusi daerah masih menjadi tantangan terberat yang sulit memenuhi target. Fenomena ini bahkan sudah terjadi sejak tahun-tahun sebelumnya.

Berita Terkait :  Kapolres Malang Berikan Sarana dan Modal Usaha Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan

Sebagai perbandingan, pada tahun 2024 lalu, retribusi daerah juga hanya terealisasi sebesar Rp 223,43 miliar dari target Rp 356,79 miliar (62,62 persen).

Di contohkan, salah satu kendala ada pada retribusi parkir. Karena hingga pertengahan tahun 2026 ini, realisasi pos parkir masih sangat minim, yakni baru menyentuh angka Rp 1,01 miliar dari target yang dipatok sebesar Rp 11,01 miliar.

“Berkaca dari evaluasi tersebut, dalam tahun berikutnya kami akan lebih mengoptimalkan lagi strategi untuk meningkatkan capaian target PAD, khususnya dari sektor retribusi daerah dan sektor-sektor potensial lainnya,” tutur Made. [cyn.gat]

Berikut adalah rincian capaian Pendapatan Daerah Kabupaten Malang tahun 2025:
Sektor Pendapatan Target Realisasi Persentase
Total Pendapatan Daerah Rp 4,85 triliun Rp 4,86 triliun 100,24%

  1. Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 1,21 triliun Rp 1,19 triliun 98,51%
  • Pajak Daerah Rp 730,20 miliar Rp 746,80 miliar 102,27%
  • Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Rp 30,19 miliar Rp 29,43 miliar 97,51%
  • Lain-lain PAD yang Sah Rp 137,95 miliar Rp 172,78 miliar 125,25%
  • Retribusi Daerah Rp 311,80 miliar Rp 243,08 miliar 77,96%
  1. Pendapatan Transfer Rp 3,629 triliun Rp 3,659 triliun 100,82%
  2. Lain-lain Pendapatan yang Sah Rp 11,536 miliar Rp 11,178 miliar 96,90%
    Catatan: Selain PAD, pos Pendapatan Transfer juga mencatatkan kinerja positif dengan realisasi Rp 3,659 triliun dari target Rp 3,629 triliun.
Berita Terkait :  Rakor Kanwil Kemenhaj Jatim, Susun Urutan Kloter dan Kesiapan Penyelenggaraan Haji 1447 H/2026 M

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!