33 C
Sidoarjo
Saturday, April 18, 2026
spot_img

UPT BLP2TK Surabaya Bekali Pelaku Usaha Strategi Produktivitas 2026

Pemprov Jatim, Bhirawa
UPT Balai Latihan Pengembangan Produktivitas Tenaga Kerja (BLP2TK) Surabaya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur resmi memulai langkah strategis untuk memperkuat ekonomi daerah. Lembaga ini membuka Pelatihan Peningkatan Produktivitas Angkatan I Tahun 2026 yang berlangsung di UPT BLK Singosari, Malang, mulai Selasa (14/4/2026).

Aula UPT BLK Singosari menjadi saksi dimulainya perjuangan para pejuang produktivitas Angkatan I tahun 2026. Selama tiga hari ke depan, para peserta akan mendalami materi praktis yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi di dunia kerja.

Mewakili Kepala Disnakertrans Jatim Sigit Priyanto, Kepala UPT BLP2TK Surabaya Subiyani menekankan bahwa produktivitas merupakan fondasi utama bagi perusahaan untuk bertahan di era perubahan yang serba cepat. Ia menegaskan bahwa tanpa efisiensi yang terukur, perusahaan akan sulit bersaing di pasar yang semakin kompetitif dan dinamis saat ini.

Pihak lembaga mengarahkan para peserta untuk mengadopsi pendekatan kualitatif dan kuantitatif dalam setiap lini operasional mereka. Langkah ini bertujuan untuk menekan beban biaya operasional seminimal mungkin, sehingga perusahaan mampu menghasilkan kinerja yang jauh lebih unggul dan menguntungkan.

Dalam sambutannya, Subiyani juga menyoroti bahwa isu pengangguran masih menjadi prioritas utama yang harus ditanggulangi. Ia memandang bahwa perusahaan yang produktif memiliki potensi lebih besar untuk tumbuh dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal, selaras dengan visi Jawa Timur yang inklusif.

Berita Terkait :  Perkuat Kepedulian Sosial di Bulan Ramadan, Pemkab Mojokerto Santuni Seribu Anak Yatim Piatu

Selama masa pelatihan, UPT BLP2TK Surabaya membekali peserta dengan ilmu-ilmu strategis, mulai dari perbaikan mentalitas disiplin hingga rahasia sukses manajemen Kaizen ala Jepang. Selain itu, peserta akan membedah tuntas alat dan metode produktivitas, termasuk penerapan budaya kerja 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin).

Peserta yang hadir mencerminkan keberagaman industri di Jawa Timur, mulai dari wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, hingga kawasan Malang Raya dan Batu. Selain itu, perwakilan perusahaan dari Kediri, Blitar, Pasuruan, Jombang, hingga Trenggalek turut ambil bagian dalam pelatihan intensif ini.

Lembaga memberikan apresiasi tinggi kepada perusahaan yang berkomitmen mengirimkan SDM terbaiknya sebagai agen perubahan. Pelatihan ini bukan sekadar penyampaian teori, melainkan sebuah aksi nyata untuk membawa perubahan positif bagi kompetensi pribadi maupun kinerja organisasi secara kolektif.

Kegiatan ini ditutup dengan optimisme bahwa sinergi antara pemerintah dan sektor swasta akan menjadi motor penggerak bagi terwujudnya masyarakat Jawa Timur yang lebih sejahtera. Melalui semangat gotong royong, UPT BLP2TK Surabaya berharap para peserta mampu menjadi garda terdepan dalam meningkatkan daya saing ekonomi daerah.[rac.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!