Kab Kediri, Bhirawa
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan Puskesmas Tiron di Kecamatan Banyakan akan segera direhabilitasi setelah mengalami kebakaran pada 1 Juni 2026 lalu. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tetap berjalan optimal.
Bupati Hanindhito menyampaikan, langkah jangka pendek yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Kediri atas insiden kebakaran tersebut yakni melakukan rehabilitasi bangunan Puskesmas Tiron.
“Bangunan ini kita rehab segera, per harinya pelayanan bisa mencapai 150 orang yang datang,” ujarnya saat meninjau langsung kondisi bangunan puskesmas yang terdampak kebakaran, Selasa (9/6).
Puskesmas Tiron melayani warga dari sembilan desa di Kecamatan Banyakan. Karena itu, rehabilitasi dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan masyarakat.
Untuk sementara, operasional pelayanan dipindahkan ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Banyakan. Adapun pelaksanaan rehabilitasi masih menunggu pembahasan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Untuk jangka panjangnya kita cari lahan baru,” ungkapnya.
Terkait insiden kebakaran tersebut, Bupati Kediri menjelaskan api berasal dari korsleting listrik pada kulkas penyimpanan obat di ruang apotek. Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 miliar.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Tiron drg. Yermiastuti Ratna menyampaikan, pasca kebakaran pelayanan langsung dipindahkan ke Pustu Banyakan. Kebutuhan obat-obatan dipenuhi melalui pasokan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri serta bantuan dari puskesmas lain.
“Pelayanan tidak ada kendala, hanya di hari pertama saja karena laboratoriumnya terbatas, tapi hari kedua sudah lancar semua,” terangnya.
Yermiastuti menambahkan, Puskesmas Tiron selama ini melayani rawat jalan dengan jumlah kunjungan sekitar 150 pasien per hari. Untuk mengakomodasi pasien selama pelayanan dipindahkan, ruang tunggu di Pustu Banyakan diperluas dengan penambahan tenda. [van/nov.gat]


