31.7 C
Sidoarjo
Tuesday, November 3, 2026
spot_img

Unusa Perkuat Daya Saing Global, Dua Mahasiswa Lolos Program Pertukaran Akademik di Thailand

Surabaya, Bhirawa – Dua mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) lolos Program Naresuan University Long-term Inbound Exchange di Thailand.

Kedua mahasiswa itu adalah Muhammad Hisyam Nur Aliyuddin dari Program Studi Keperawatan semester 5 dan Muhammad Hildanisyaf Athallah Romadhoni dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris berhasil lolos setelah bersaing dengan lebih dari 50 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Asia.

Mereka terpilih bersama sembilan mahasiswa lainnya yang berasal dari sejumlah negara, seperti Jepang dan Vietnam, sementara dari Indonesia, peserta yang lolos berasal dari Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, President University, dan Unusa. Selasa, (3/11/2026)

Manager Pusat Bahasa dan Kemitraan Global Unusa, Syiddatul Budury, mengatakan pihaknya mengikutsertakan enam mahasiswa dalam proses seleksi program tersebut, dua mahasiswa dinyatakan lolos dan menjadi peserta terbanyak dari perguruan tinggi di Indonesia.

“Kedua mahasiswa Unusa dinyatakan lolos dalam program tersebut akan dilibatkan dalam proyek yang sebelumnya ditawarkan oleh Naresuan University. Status mereka sebagai research assistant dan peserta magang selama empat bulan,” katanya.

Direktur Direktorat Kerja Sama dan Pemeringkatan Global Unusa, Dr Ika Mardiyanti menjelaskan keberhasilan menunjukkan daya saing mahasiswa Unusa mampu bersaing dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lain di tingkat internasional.

“Bagi kami ini adalah prestasi untuk bisa berperan dan berkolaborasi dengan perguruan tinggi di tingkat internasional. Harapannya akan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pemeringkatan global Unusa,” ujarnya.

Berita Terkait :  Dies Natalis, Unesa Target Masuk 400 Besar Dunia THE Impact Ranking

Ika mengukapkan kesempatan ini dapat memberikan pengalaman belajar di luar kampus sekaligus memperluas wawasan mahasiswa dalam lingkungan akademik internasional, capaian ini juga menjadi motivasi bagi mahasiswa Unusa lainnya untuk mengikuti program pertukaran dan kolaborasi serupa.

Salah satu mahasiswa yang lolos, Muhammad Hisyam Nur Aliyuddin, mengaku tidak menyangka dapat diterima dalam program tersebut, karena pada tahap awal seleksi dirinya hanya masuk dalam daftar cadangan.

“Awalnya saya hanya tercatat sebagai Cadangan, ketika pengumuman akhir, saya kaget bercampur senang saat dinyatakan diterima sebagai peserta. Persiapannya memang mepet, tetapi insya Allah bisa,” tuturnya

Hisyam menyampaikan keberangkatan ke Naresuan University, Phitsanulok, Thailand, menjadi pengalaman pertamanya mengunjungi luar negeri, kesempatan akan dimanfaatkan untuk memperluas wawasan, bertukar pengetahuan, serta mengenal budaya dan lingkungan akademik internasional.

Hal serupa disampaikan Muhammad Hildanisyaf Athallah Romadhoni menceritakan bahwa kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang telah lama diharapkan keluarganya.

“Sungguh saya benar-benar kaget mendapat kesempatan ini, ini juga doa dan keinginan orang tua yang berharap anaknya bisa kuliah di luar negeri, Melalui program ini harapan itu bisa terwujud,” tuturnya.

Hildan berharap pengalaman selama empat bulan di Thailand dapat menjadi bekal untuk mengembangkan diri, memperluas jejaring kolaborasi, serta menginspirasi mahasiswa Unusa lainnya agar berani mengambil peluang belajar di tingkat internasional.  [ren.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!