31.7 C
Sidoarjo
Tuesday, November 3, 2026
spot_img

Polres Batu Bentuk Satgas Antisipasi Bullying di Sekolah

Kota Batu, Bhirawa – Banyaknya kejadian perundungan atau bullying di Sekolah terus diwaspadai dan diantisipasi agar tidak merembet di Kita Wisata Batu. Karena itu Kepolisian Resor (Polres) membentuk Satgas Preemptive Strike Polisi Jogo Sekolah. Langkah ini diambil sebagai  upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan.

Kapolres Batu, AKBP Panji Gedhe Prabawa mengatakan bahwa sekolah merupakan tempat strategis dalam pembentukan karakter generasi muda. Tak hanya itu, sekolah juga merupakan tempat penting dalam mempersiapkan kualitas dari para generasi penerus bangsa.

“Sekolah sejatinya adalah rumah kedua bagi generasi penerus. Melalui tempat ini karakter generasi penerus dibentuk, ilmu ditabur, dan masa depan bangsa dianyam,” ujar Panji, Selasa (3/11/2026).

Namun, perkembangan zaman juga terus berubah mengikuti kemajuan teknologi. Hal ini menjadi  tantangan yang hadir dan harus diantisipasi bersama seperti, perundungan atau bullying, judi online, penyalahgunaan narkoba, hingga kenakalan remaja.

“Kita tidak boleh menutup mata bahwa tantangan zaman semakin kompleks. Ancaman seperti perundungan, judi online, bahaya narkoba, hingga kenakalan remaja terus mengintai anak-anak kita,” jelas Kapolres.

Untuk menjawab tantangan tersebut, kapolres berinisiatif membentuk ‘Satgas Preemptive Strike Polisi Jogo Sekolah’. Pembentukan satgas ini merupakan langkah preventif yang membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh pihak.

Keberhasilan program tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Tetapi juga membutuhkan kolaborasi antara pihak sekolah, tenaga pendidik, pemerintah, orang tua, dan masyarakat.

Berita Terkait :  Semangat Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Madiun Ziarah dan Tabur Bunga di TMP

Pendekatan yang humanis dan persuasif harus dikedepankan dengan membangun komunikasi. Untuk itu personel polisi pendamping kelas dan polisi pengawas sekolah harus senantiasa menjadi teladan sekaligus sahabat bagi para siswa.

“Mereka harus siap mendengarkan keluhan siswa, serta melakukan deteksi dan pencegahan sejak dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban,” pesan Panji.

Ia juga meminta kepada para kepala sekolah dan perwakilan OSIS untuk terus memperkuat sinergi dengan kepolisian dalam mengidentifikasi berbagai persoalan yang dihadapi peserta didik. Dengan demikian setiap permasalahan dapat ditangani secara tepat dan mengedepankan solusi terbaik.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan atas dukungan terhadap program Polisi Jogo Sekolah. Sinergi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari rasa takut.

Secara khusus, Kapolres memberikan pesan kepada para pengurus OSIS agar mampu menjadi pelopor perubahan positif di lingkungan sekolah. Para pengurus OSIS, merupakan agen perubahan atau agent of change. Karena itu mereka harus menjadi pelopor ketertiban dan kedisiplinan di sekolah masing-masing.

“Jangan ragu untuk merangkul teman-temannya, dan jadilah mata serta telinga yang aktif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan nyaman,” tandas Panji. [nas.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!