30 C
Sidoarjo
Friday, August 21, 2026
spot_img

TNI dan Tim Gabungan Bergerak Cepat, Karhutla Blok Sawahan Tahura Mojokerto Berhasil Dipadamkan

Mojokerto, Bhirawa — Kobaran api membakar kawasan hutan Blok Sawahan, wilayah operasional Taman Hutan Raya (Tahura) Resort 06 Mojokerto yang mencakup wilayah Jatirejo dan Gondang, tepatnya di Dusun Blentreng, Desa Ngembat, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, pada Kamis (20/8/2026) malam.

Menghadapi kondisi tersebut, TNI bersama BPBD, Polri, unsur Tahura, Perhutani, LMDH, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan relawan bergerak cepat melakukan pemadaman sekaligus mencegah api meluas ke kawasan hutan lainnya.

Personel TNI dari Koramil 0815/18 Gondang, di bawah naungan Kodim 0815/Mojokerto, turut berada di garis depan. Sebanyak tiga personel Koramil Gondang terlibat langsung, bersinergi dengan enam personel Polsek Gondang, 14 personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Mojokerto, dua personel Perhutani, 13 personel Tahura, dua personel LMDH, serta empat personel MPA dan relawan.

Kobaran api pertama kali diketahui warga Dusun Blentreng sekitar pukul 19.30 WIB. Informasi tersebut segera diteruskan kepada BPBD Kabupaten Mojokerto. Sekitar pukul 20.00 WIB, TRC BPBD tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Personel Koramil dan Polsek Gondang selanjutnya turut membantu mengendalikan kobaran api serta mencegah api merembet ke kawasan hutan lainnya.

Danramil 0815/18 Gondang, Kapten Inf Warudi, menyampaikan bahwa keterlibatan TNI merupakan bentuk respons cepat bersama seluruh unsur di lapangan.

“Begitu mendapat informasi, kami langsung berkoordinasi dan mengerahkan personel untuk membantu pemadaman. Penanganan ini tidak bisa dilakukan sendiri, sehingga sinergi antara TNI, BPBD, Polri, Tahura, Perhutani, LMDH, MPA, relawan, dan masyarakat sangat penting untuk mencegah api semakin meluas,” ujar Kapten Warudi.

Berita Terkait :  Kota Kediri Siaga Musim Hujan, Optimalkan Fungsi Drainase

Selain pemadaman, personel juga melakukan penyisiran dan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali membesar. Langkah ini diambil mengingat kondisi medan kawasan hutan serta cuaca yang panas dan berangin, yang berpotensi mempercepat perambatan api.

“Kami bersama unsur terkait terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan api benar-benar terkendali. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran di kawasan hutan, karena kondisi panas dan angin dapat menyebabkan api dengan cepat merambat,” tambahnya.

Di tengah kondisi malam dengan kobaran api yang cukup besar, seluruh unsur bekerja terpadu menjinakkan api. Sekitar pukul 21.40 WIB, kobaran api berhasil dipadamkan. Hingga pukul 22.00 WIB, kegiatan dinyatakan selesai dalam keadaan aman dan tertib, dilanjutkan dengan penyisiran guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi berkembang kembali.

Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar tiga hektare, dengan jarak lokasi dari permukiman Dusun Blentreng sekitar 11 kilometer. Tidak terdapat korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.

Berdasarkan keterangan anggota Tahura, Supono, kebakaran diduga dipengaruhi kondisi cuaca ekstrem berupa suhu panas dan angin yang cukup kencang di kawasan tersebut.

Selain pemadaman, unsur terkait juga melaksanakan koordinasi, pemantauan perkembangan titik api, pengamanan lokasi, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran di kawasan hutan. Langkah ini diambil sebagai antisipasi kebakaran susulan sekaligus menjaga kelestarian ekosistem hutan konservasi. [min.kt]

Berita Terkait :  Wali Kota Malang Raih Penghargaan Nasional Pertama di IWWEF 2025

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!