26 C
Sidoarjo
Thursday, August 20, 2026
spot_img

Pakar ITS Ingatkan Ancaman Gempa Susulan NTT Masih Ada


Surabaya, Bhirawa – Pakar seismologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memberi peringatan adanya ancaman gempa susulan hingga dua minggu ke depan.

Gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan di wilayah Sumatera Utara serta Sulawesi Tengah magnitudo di atas 6 dalam waktu yang berdekatan menimbulkan banyak korban jiwa dan kerugian, Indonesia berada jalur Ring of Fire menyebabkan gempa bumi kerap terjadi di wilayah Tanah Air secara beruntun, Kamis (20/8).

Pakar seismologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Kadek Hendrawan Palgunadi ST MSc PhD mengatakan bahwa gempa melanda NTT, Sumatera Utara, dan Sulawesi Tengah bersumber dari entitas tektonik dan sesar yang berbeda.

“Analisis cepat menunjukkan keterkaitan ketiga getaran tersebut memiliki probabilitas yang sangat kecil, gempa secara beruntun umumnya terpicu apabila bersumber dari gempa megathrust dengan magnitudo lebih dari 8,” jelasnya.

Lanjut Kadek menjelaskan kawasan daratan Flores hingga bagian utara Bali dilintasi oleh sesar Flores Back-Arc Thrust, pergerakan sesar aktif ini memicu gempa dahsyat bermagnitudo 7,7 di Pulau Flores pada 1992 silam.

“Serupa dengan gempa yang terjadi beberapa waktu lalu, seismolog-seismolog Indonesia sudah mengekspektasikan bahwa sesar tersebut bisa menghasilkan magnitudo maksimal mencapai 7,8,” pungkasnya.

Kadek menambahkan penting kewaspadaan atas ancaman gempa susulan atau aftershock, kekuatan aftershock umumnya akan terus menurun seiring berjalannya waktu. “Jika diasumsikan gempa utamanya magnitudo 7,7 kemarin, secara statistik ada minimal tiga kali gempa magnitudo 6, mengimbau para relawan serta masyarakat terdampak tetap siaga selama dua minggu ke depan,” tegasnya.

Berita Terkait :  Bupati Madiun Sampaikan Apresiasi Seluruh Santri

Kadek mengukapkan urgensi asesmen fisik guna menguji ketahanan struktur bangunan pascabencana, warga disarankan terus menetap sementara di lokasi evakuasi yang aman apabila kondisi hunian masih menunjukkan keretakan yang riskan. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!