28 C
Sidoarjo
Monday, September 7, 2026
spot_img

SIG Pertahankan IdAAA, Utang Susut Rp2,3 Triliun

Gresik, Bhirawa. – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), kembali mendapat peringkat tertinggi idAAA. Dengan prospek Stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), pada Agustus 2026. Di saat yang sama, kewajiban keuangan SIG turun Rp2,3 triliun sepanjang Januari-Juli 2026.

Peringkat idAAA, yang dipertahankan sejak 2024. Mencerminkan kuatnya fundamental keuangan SIG, posisi sebagai pemimpin pasar semen. Serta perannya sebagai industri strategis nasional, peringkat serupa juga diberikan untuk Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2022 Seri B.

Penurunan kewajiban keuangan terjadi setelah SIG, melunasi Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Seri A pada November 2025. Dan obligasi berkelanjutan I, Tahap II Seri B pada Mei 2026. Langkah tersebut menekan liabilitas berbunga, sekaligus memperkuat neraca perusahaan.

Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra mengatakan, bahwa capaian idAAA tiga tahun berturut-turut. Menjadi pengakuan atas kemampuan perusahaan, menjaga kinerja dan kredibilitas keuangan. Di sisi bisnis, SIG membukukan pertumbuhan volume penjualan. Semester I 2026, total penjualan mencapai 18,28 juta ton, naik 5,6 persen dibandingkan 17,31 juta ton pada periode yang sama tahun lalu.

“Pertumbuhan ditopang strategi penguatan pasar mikro, efisiensi operasional. Serta optimalisasi produk turunan dan portofolio, penjualan ritel yang menyumbang sekitar 70 persen pendapatan juga terus diperkuat hingga jaringan toko bangunan,” ujarnya.

SIG sekaligus menekan biaya melalui pemanfaatan bahan bakar alternatif berbasis limbah, biomassa dan RDF. Digitalisasi pabrik dengan machine learning, big data, dan AI juga diterapkan untuk meningkatkan produktivitas serta efisiensi energi. Perusahaan turut mempercepat dekarbonisasi melalui panel surya dan pemanfaatan panas buang produksi atau Waste Heat Recovery Power Generation.

Berita Terkait :  Menyukseskan Sensus Ekonomi 2026

“SIG berkomitmen, menjaga pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan keuangan. Dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata Indrieffouny. Kalau ingin lebih “menghantam” untuk halaman ekonomi, alternatif judul yang lebih pendek.”jelasnya.[kim.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!