28 C
Sidoarjo
Saturday, April 4, 2026
spot_img

Sepanjang 2026, Dinas PU Bina Marga Jatim Salurkan Hibah Aspal Drum ke 17 Kabupaten/Kota


Pemprov, Bhirawa
Dinas Perhubungan dan Tata Ruang (PU Bina Marga) Jawa Timur terus berkomitmen memperbaiki infrastruktur jalan di tingkat kabupaten/kota. Sepanjang tahun 2026 ini, dinas tersebut menyalurkan bantuan hibah berupa aspal drum untuk perbaikan dan penambalan lubang pada jalan kabupaten/kota di seluruh Jawa Timur.

Bantuan ini menargetkan 17 kabupaten/kota yang telah disetujui, sebagai bagian dari upaya menjaga kenyamanan lalu lintas dan mendukung mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

“Kami memberikan bantuan bagi perbaikan jalan yang ada di kabupaten berupa aspal drum. Di 2026 ini sudah ada 17 Kabupaten/Kota yang sudah disetujui,” papar Netty Herawati, Kepala Bidang Bina Teknik Dinas PU Bina Marga Jatim, saat dikonfirmasi Bhirawa, Minggu (8/4).

Program hibah ini sebenarnya telah digulirkan sejak pertengahan 2025, dengan total 19 kabupaten/kota yang menerima manfaat pada tahun tersebut. Beberapa daerah penerima di 2026 mencakup Mojokerto, Sampang, Lamongan, Nganjuk, Pacitan, dan Trenggalek.

“Daerah yang tercatat mendapatkan bantuan, diantaranya, Mojokerto, Sampang dan Lamongan. Lalu ada daerah Nganjuk, Pacitan Trenggalek,” terangnya.

Penurunan jumlah penerima dari 19 menjadi 17 kabupaten/kota tahun ini dipengaruhi oleh kebijakan nasional yang memangkas Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar 24,21% secara signifikan di seluruh wilayah, termasuk Jawa Timur.

“Ini merupakan kebijakan nasional yang juga mengurangi total TKD ke Jawa Timur. Jadi untuk saat ini, ada 17 Kabupaten/Kota. Jumlahnya memang menurun dari 2025,” ungkapnya.

Berita Terkait :  Berkaca Banjir Jakarta

Menurut data Kementerian Keuangan per Februari 2026, pemangkasan TKD ini bagian dari penghematan anggaran negara akibat fluktuasi pendapatan pajak dan prioritas refocusing pada program strategis nasional.

Di Jawa Timur, total TKD tahun 2026 turun menjadi sekitar Rp 45 triliun, dari Rp 59,4 triliun pada 2025 penurunan yang berdampak pada berbagai sektor infrastruktur daerah.

Kondisi ini juga terasa pada panjang jalan kabupaten/kota di Jatim, yang mencapai 45.672 km per akhir 2025 menurut BPS Jatim, dengan 15-20% di antaranya rusak sedang hingga berat akibat lalu lintas berat dan cuaca ekstrem.

Untuk mengoptimalkan bantuan di tengah keterbatasan, Dinas PU Bina Marga Jatim membaginya menjadi tiga paket: 100 aspal drum, 200 aspal drum, dan 300 aspal drum.

Lebih lanjut, Netty menyampaikan, jika ada tiga paket bantuan yang dikeluarkan pihaknya di 2026. Yaitu, paket bantuan 100 aspal drum, 200 dan 300 aspal drum.

“Sedangkan untuk agregat campuran aspal disediakan oleh Kabupaten/Kota yang tercatat diberikan bantuan,” jelasnya.

Secara teknis, aspal drum adalah campuran aspal panas yang dikemas dalam drum besi 200 kg, mudah diangkut dan diaplikasikan untuk tambal sulam darurat. Satu drum setara dengan 0,15-0,2 ton aspal panas siap pakai, cukup untuk menutup 10-15 m² lubang jalan dengan ketebalan 5 cm.

Sementara itu, agregat campuran aspal material granular seperti batu pecah, kerikil, pasir dan filler, membentuk 90-95% berat campuran perkerasan jalan, berfungsi sebagai penahan beban lalu lintas.

Berita Terkait :  Kodim 0815/11 Pungging dan Forkopimcam Gelar Sosialisasi Wasbang

“Program ini sangat bagus sekali bagi jalan-jalan yang berada di area pedesaan,” pungkasnya.

Inisiatif ini tidak hanya meringankan beban pemeliharaan daerah, tapi juga mendukung sektor transportasi dan logistik didaerah.

Data Kementerian PUPR mencatat, program serupa di 2025 telah memperbaiki lebih dari 5.000 km jalan rusak di Jatim, meningkatkan aksesibilitas hingga 30% di pedesaan.

Dengan demikian, bantuan aspal drum tetap menjadi solusi efektif meski dihadapkan pada tantangan anggaran. [aya.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!