27 C
Sidoarjo
Monday, June 1, 2026
spot_img

Atasi Keluhan Kemarau, 2.172 Rumah di Kabupaten Pasuruan Bakal Dialiri Air Bersih Gratis


Kab Pasuruan, Bhirawa
Pemkab Pasuruan mulai mematangkan program penyediaan air bersih gratis bagi masyarakat di wilayah rawan kekeringan.

Pada tahun anggaran 2026 ini, sebanyak 2.172 Sambungan Rumah (SR) air bersih disiapkan untuk warga di 21 desa yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan akses air layak.

Program tersebut menjadi salah satu perhatian serius Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo dalam menjawab persoalan krisis air bersih. Masalah ini hampir setiap tahun dikeluhkan masyarakat, terutama saat memasuki musim kemarau.

Saat ini, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan telah melakukan identifikasi dan pendataan di sejumlah desa prioritas.

Tujuannya untuk memastikan bantuan infrastruktur tersebut benar-benar tepat sasaran dan menyentuh warga yang paling membutuhkan.

Plt Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Susanti Adi Peni, menyampaikan program SR gratis itu merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas pemenuhan layanan dasar masyarakat, khususnya kebutuhan air bersih.

“Pada tahun 2026 ini, sesuai arahan Bapak Bupati Pasuruan, akan digulirkan sebanyak 2.172 sambungan rumah gratis yang tersebar di 21 desa rawan air bersih,” ujar Susanti Adi Peni saat dikonfirmasi, Senin (1/6).

Santi, sapaan akrabnya menjelaskan anggaran program tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU).

Intervensi anggaran tersebut diharapkan menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan dasar di wilayah yang secara geografis sulit mengakses air bersih.

Berita Terkait :  Olah Melon, Pemkab Madiun Perkuat IKM di Kaibon

Beberapa desa yang masuk dalam prioritas program ini di antaranya adalah Desa Watulumbung dan Desa Bulukandang di Kecamatan Lumbang.

Wilayah tersebut tercatat selalu mengalami krisis air bersih yang cukup parah saat kemarau tiba.

Untuk mendukung kelancaran distribusi air ke rumah-rumah warga, Pemkab Pasuruan tidak hanya mengandalkan satu jalur pasokan.

Pasokan air baku nantinya akan diintegrasikan dari beberapa sumber, mulai dari optimalisasi mata air, pembangunan sumur bor baru hingga dukungan jaringan dari PDAM Giri Nawa Tirta.

Santi menambahkan, kepastian ketersediaan air baku menjadi kunci utama agar infrastruktur yang dibangun tidak mangkrak dan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi ketahanan air warga.

“Dengan dukungan beberapa sumber air itu, kami berharap distribusi air bersih ke masyarakat bisa berjalan lancar dan berkelanjutan,” kata Susanti Adi Peni. [hil.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!