27 C
Sidoarjo
Monday, June 1, 2026
spot_img

Pelajar SMP-SMA Mojokerto Resmi Jadi Anggota PMR


Kota Mojokerto, Bhirawa
Sebanyak 561 siswa tingkat SMP dan SMA se-Kota Mojokerto resmi dikukuhkan sebagai anggota Palang Merah Remaja (PMR) masa bakti 2026-2027 oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, di SMPN 2 Mojokerto, Sabtu (30/5).

Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut menegaskan bahwa PMR bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan wadah pembentukan karakter generasi muda agar memiliki kepedulian sosial, keberanian menolong sesama, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Tri Bakti PMR.

“Jadilah teladan bagi teman-teman kalian. Tunjukkan bahwa relawan muda selalu siap siaga memberikan bantuan kemanusiaan kapan pun dan di mana pun dibutuhkan,” pesan Ning Ita kepada para anggota PMR yang baru dikukuhkan.

Menurutnya, berbagai kegiatan PMR menjadi sarana pembelajaran bagi siswa untuk mengembangkan kepedulian dan keterampilan sosial. Aktivitas tersebut meliputi pertolongan pertama, kegiatan sosial, penggalangan dana kemanusiaan, kampanye hidup sehat, pengelolaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), hingga peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana dan menjaga kesehatan lingkungan.

Selain pengukuhan anggota PMR, PMI Kota Mojokerto juga terus memperkuat pembinaan melalui pelatihan bagi para guru pembina PMR. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi pembina dalam mengelola unit PMR di sekolah sekaligus menyamakan pemahaman terkait materi PMR Mula, Madya, dan Wira sesuai kurikulum PMI.

“Pelatihan pembina PMR memiliki manfaat yang sangat strategis dalam memperkuat sistem pembinaan relawan sejak dini, sekaligus menjadi ajang pembaruan materi dan penguatan kolaborasi antara sekolah dengan PMI Kota Mojokerto,” jelasnya.

Berita Terkait :  Demo Dinas Pendidikan Sampang, Pecat Kepsek Jual Beli Seragam

Ning Ita berharap para anggota PMR dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh dan menularkannya kepada teman-teman di lingkungan sekolah masing-masing.

“Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah awal untuk menerima tanggung jawab yang lebih besar sebagai ujung tombak kemanusiaan, kedisiplinan, dan kesehatan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Jaga selalu kekompakan, jalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, dan jadikan PMR sebagai wadah untuk terus mengembangkan karakter serta empati,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru pembina dan fasilitator PMR yang selama ini telah mendampingi para anggota dalam memahami prinsip-prinsip kemanusiaan dan mengembangkan keterampilan kerelawanan sejak usia dini.

“Ilmu yang kalian dapatkan hari ini akan menjadi bekal berharga ketika nantinya kalian tumbuh dan menjadi bagian dari masyarakat. Teruslah menebar manfaat dan semangat kemanusiaan di mana pun berada,” pungkasnya.

Sebelum prosesi pengukuhan, sebanyak 349 anggota PMR Madya dan 212 anggota PMR Wira telah mengikuti orientasi dan uji materi yang diselenggarakan oleh PMI Kota Mojokerto sebagai bagian dari proses pembinaan dan penguatan kapasitas relawan muda. [oky.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!