28.6 C
Sidoarjo
Monday, October 12, 2026
spot_img

Semakin Meluas, Wilayah Kekeringan di Tulungagung Dibantu Air Bersih

Tulungagung, Bhirawa. – Pemkab Tulungagung bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) berkolaborasi membantu masyarakat yang kekurangan air bersih di saat kemarau panjang. Kini di wilayah yang terdampak kekeringan dan semakin meluas mendapat kiriman air bersih setiap hari.

Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, ketika bersama Forkopimda Tulungagung memberangkatkan lima truk tangki bantuan air bersih di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (12/10), mengakui kemarau panjang membuat wilayah yang mengalami kekeringan meluas. Meski tidak sampai meluas ke daerah yang selama ini tidak menjadi langganan kekeringan.

”Meluasnya hanya di situ-situ saja (daerah langganan kekeringan). Tetapi setiap hari membutuhkan air bersih,” ujarnya.

Baharudin menyebut lima truk tangki yang masing-masing berisi 5 ribu liter air bersih diberangkatkan menuju Kecamatan Pucanglaban, Kecamatan Kalidawir, Kecamatan Tanggunggunung, Kecamatan Sendang dan Kecamatan Pagerwojo.

Hal yang sama dikatakan Ketua Baznas Tulungagung, Abdul Wahid. Menurutnya, mulai saat ini setiap hari truk tangki akan melakukan pengiriman air bersih ke wilayah terdampak kekeringan.

”Baznas sendiri sebelumnya sudah mengirim 15 truk tangki di 12 desa. Dan mulai hari ini dikirim setiap hari sebanyak tiga truk tangki sampai kekeringan berakhir,” paparnya.

Bahkan, Wahid menegaskan, Baznas Tulungagung juga memberi bantuan berupa tandon di delapan desa di Kecamatan Pagerwojo. ”Dengan tandon, air tidak langsung habis. Sisanya masih bisa disimpan di tandon,” terangnya.

Berita Terkait :  Dishub Sampang Jelaskan Pengelolaan Parkir di Jalan Nasional: Tujuannya Atur Lalu Lintas dan Tambah PAD

Sementara itu, Kalaksa BPBD Kabupaten Tulungagung, Achmad Mugiyono, mengungkapkan jika kekeringan sudah berdampak pada sekitar 1.907 kepala keluarga atau 5.144 jiwa. Mereka merupakan warga 14 desa di delapan kecamatan.

”BPBD Tulungagung sendiri sudah menyalurkan sebanyak 105 tangki. Atau sebanyak 505 ribu liter air bersih,” bebernya.

Mamad sapaan akrab Achmad Mugiyono menandaskan, BPBD Kabupaten Tulungagung selalu siap dalam pengiriman air bersih di wilayah terdampak kekeringan. ”Sehari kami bisa empat kali pengiriman,” katanya.

Sejauh ini, menurut dia, ada dua kecamatan yang terdampak paling parah selama musim kemarau panjang ini. Yakni Kecamatan Kaidawir dan Kecamatan Besuki.

”Sedang untuk musim hujan diprediksi baru terjadi di Tulungagung pada bulan Desember mendatang,” tandasnya. [wed.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!