27.5 C
Sidoarjo
Thursday, October 8, 2026
spot_img

Satpolairud Polres Gresik Evakuasi Mayat Pria di perairan antara Mengare dan Karangjamuan

Polres Gresik, Bhirawa. – Satpolairud Polres Gresik, evakuasi jasad seorang pria yang ditemukan mengapung di perairan antara Mengare dan Karangjamuan. Jasad pertama kali diketahui oleh nelayan, yang sedang mencari ikan di sekitar lokasi. Informasi itu kemudian diteruskan kepada anggota Satpolairud Polres Gresik, untuk dilakukan pengecekan dan evakuasi.

Mendapat laporan tersebut, personel Satpolairud Polres Gresik, menggunakan KP X-1017 bersama dua anak buah kapal (ABK) bergerak menuju lokasi sekitar pukul 15.10 WIB. Dalam proses evakuasi, petugas juga dibantu personel BKO Ditpolairud Polda Jatim menggunakan KP X-1012, KP X-1039 dan KP X-2005.

Jasad korban kemudian berhasil dievakuasi, dan dibawa menuju daratan. Untuk selanjutnya diangkut menggunakan ambulans ke RSUD Ibnu Sina Gresik, guna menjalani pemeriksaan dan visum. Dari identitas berupa KTP yang ditemukan di saku celana korban, jasad diketahui bernama Moch Alga Pamungkas (25). Laki-laki, berstatus pelajar/mahasiswa, warga Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya.

Kasatpolairud Polres Gresik AKP I Nyoman Ardita mengatakan, bahwa proses evakuasi dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari nelayan mengenai adanya jasad di perairan. Jasad korban selanjutnya dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik, untuk dilakukan visum. Petugas juga berupaya menghubungi pihak keluarga, berdasarkan identitas yang ditemukan pada korban. “Setelah menerima informasi, anggota bersama personel Ditpolairud Polda Jatim. Langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujar AKP I Nyoman Ardita.

Berita Terkait :  Aksi Protes Nelayan Tradisional Arosbaya Bangkalan Disampaikan pada Presiden Prabowo

Dalam proses evakuasi, petugas turut meminta keterangan dari dua nelayan yang mengetahui keberadaan jasad. Yakni Akhmad Abdul Latif (59), warga Campurejo, Gresik, dan Abdul Hasan (31), warga Paciran, Lamongan. Untuk penyebab maupun kondisi lengkap korban ,masih dalam penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut. Yang terpenting, jasad sudah berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit.

Ditambahkan AKP I Nyoman Ardita, bahwa mengimbau masyarakat. Khususnya, para nelayan untuk segera melaporkan kepada petugas. Apabila menemukan kejadian mencurigakan, maupun kondisi darurat di wilayah perairan Gresik.[kim.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!