Gresik, Bhirawa — PT Petrokimia Gresik kini semakin memperkuat layanan kepelabuhanan bagi pengguna jasa eksternal, setelah mendapat persetujuan perpanjangan izin Terminal untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) untuk sementara melayani kepentingan umum. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama KSOP Kelas II Gresik.
Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik, Majus Luther Sirait, dan Kepala KSOP Kelas II Gresik, Capt. Herbert Elisa Paruntungan Marpaung, di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta.
Luther menjelaskan, optimalisasi fasilitas pelabuhan ini bertujuan memperlancar distribusi barang dan bahan baku, serta memperkuat konektivitas industri di Gresik dan wilayah sekitarnya.
“Pelabuhan memegang peran penting dalam menjaga kelancaran rantai pasok industri. Kami ingin fasilitas kepelabuhanan Petrokimia Gresik juga menjadi solusi logistik yang andal bagi pelaku industri,” ujarnya.
Petrokimia Gresik memiliki empat dermaga, di mana tiga di antaranya beroperasi dengan kapasitas gabungan maksimal mencapai 8,47 juta ton per tahun. Dermaga Utama berkapasitas 6,5 juta ton per tahun dan mampu melayani kapal hingga 60.000 DWT. Sementara itu, Dermaga C berkapasitas 1,5 juta ton per tahun dan Dermaga UBB sebesar 470 ribu ton per tahun, keduanya melayani tongkang hingga 10.000 DWT.
Sejak memperoleh izin sementara melayani kepentingan umum pada tahun 2022, fasilitas tersebut telah dimanfaatkan oleh sejumlah perusahaan industri. Untuk periode 2026–2028, PT Smelting dan PWD tercatat sebagai pengguna jasa layanan pelabuhan ini.
Layanan ini juga merupakan langkah strategis perusahaan untuk mengoptimalkan aset sekaligus membuka sumber pendapatan di luar bisnis utama pupuk dan bahan kimia. Luther menegaskan, seluruh operasional dijalankan melalui sinergi dengan KSOP Kelas II Gresik dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan keandalan. Optimalisasi pelabuhan ini diharapkan memberikan nilai tambah bagi mitra usaha sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Gresik dan sekitarnya. [kim.kt]




