Kabupaten Madiun, Bhirawa – Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menekankan krusialnya upaya pencegahan penyakit jantung serta penanganan kondisi kegawatdaruratan secara cepat dan tepat. Menurutnya, peningkatan keterampilan Bantuan Hidup Dasar (BHD) di tengah masyarakat sangat penting untuk menyelamatkan nyawa saat situasi darurat. Selain BHD, perhatian khusus juga diberikan pada kesehatan mental generasi muda dan aksi kemanusiaan melalui donor darah.
“Melalui momentum peringatan ini, IDI Cabang Madiun diharapkan dapat terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat. Sinergitas tersebut dinilai menjadi kunci utama dalam mendorong edukasi kesehatan yang berkelanjutan demi mewujudkan masyarakat Madiun yang sehat dan sejahtera,”kata Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto SH Mak pada peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-116 sekaligus HUT IDI ke-74 di Madiun Broadcaster Center (BSC) Kota Madiun, Sabtu (24/10).
Puncak peringatan HBDI ke-116 sekaligus HUT IDI ke-74 di Madiun Broadcaster Center (BSC) Kota Madiun terasebut, mengusung tema “IDI Berkemajuan, Bangsa Sehat dan Sejahtera”, kegiatan ini berfokus pada peningkatan edukasi serta kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi pola hidup sehat melalui fun run dan senam asma. Selain itu, IDI Madiun juga menyediakan pelayanan medis gratis bagi warga, yang meliputi aksi donor darah, penyuluhan kesehatan mental bagi remaja, layanan bersih-bersih telinga gratis, hingga pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang diikuti oleh 500 peserta.
Acara puncak HBDI itu, dihadiri langsung oleh Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Ny. Erni Hari Wuryanto, Ketua Bidang Pemberdayaan Karakter Keluarga Ny. Fitriya Purnomo Hadi, beserta jajaran tamu undangan lainnya. [dar.wwn]




