35.1 C
Sidoarjo
Sunday, November 8, 2026
spot_img

Perpusnas RI Beri Nilai A Untuk Akreditasi Perpustakaan Pelita Prima SMADA Situbondo

Assesor Perpusnas RI, Sugeng Wahyu Ariyadi, S.Sos, MM menyerahkan hasil akreditasi kepada Kepala SMAN 2 Situbondo, Nikmatil Hasanah, MPd, Sabtu (7/11). sawawi/bhirawa

Situbondo, Bhirawa

Akreditasi perpustakaan sekolah merupakan salah satu tolok ukur penting dalam menilai kualitas pengelolaan literasi di instansi pendidikan. Assesor Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), Sugeng Wahyu Ariyadi, S.Sos., M.M., mengungkapkan pentingnya dedikasi, kerja keras, serta pendampingan intensif bagi sekolah-sekolah yang ingin meraih akreditasi tertinggi dengan predikat “A”.

​Dalam pemaparannya, Sugeng menjelaskan bahwa rentang nilai akreditasi perpustakaan berada di angka 91,00 hingga 100 untuk kategori predikat “A”. “Untuk nilai akreditasi perpustakaan Pelita Prima SMAN 2 Situbondo kami beri nilai 95,01. Nilai ini masuk katagori A, artinya berada di atas nilai standart,” tutur Sugeng.

Sugeng juga menyebut Kepala SMAN 2 Situbondo, Nikmatil Hasanah dan tim memiliki semangat luar biasa dalam mempersiapkan akreditasi perpustakaan sekolahnya.
​”Beliau berusaha sangat keras bagaimana harus mengurus administrasi, melihat profil perpustakaan, hingga melengkapi foto-fotonya demi meraih nilai yang didambakan,” ujar Sugeng.

​Sugeng juga menegaskan bahwa penilaian akreditasi perpustakaan sekolah berbeda dengan akreditasi sekolah secara umum. Akreditasi perpustakaan sekolah sangat bergantung pada pemenuhan Standar Nasional Perpustakaan (SNP). “Jika perpustakaan telah memenuhi standar tersebut, maka proses reakreditasi dapat berjalan lancar dan mempertahankan predikat terbaiknya.

​Sementara itu, Kepala SMAN 2 Situbondo, Nikmatil Hasanah, M.Pd., menegaskan komitmen kuat institusinya dalam menempatkan perpustakaan sebagai salah satu prioritas utama pengembangan mutu pendidikan di sekolah. Hal tersebut disampaikannya di tengah persiapan intensif menghadapi visitasi akreditasi perpustakaan sekolah.

Berita Terkait :  Mahasiswa Hukum Untag Surabaya Pelajari Dinamika Hukum Acara Peradilan Agama

​Nikmatil juga mengungkapkan, perpustakaan memegang peranan krusial sebagai gerbang utama bagi siswa untuk membuka dan menjelajahi dunia melalui budaya membaca.

Menurutnya, optimalisasi kompetensi literasi siswa harus didukung dengan ketersediaan sarana dan prasarana perpustakaan yang memadai sesuai Standar Nasional Perpustakaan (SNP).
​”Bagaimana SMAN 2 Situbondo ingin menuntut anak memiliki kompetensi nomor satu literasi, kalau sarana dan prasarana perpustakaannya tidak kita benahi? Maka, perpustakaan ini menjadi modal penting bagi kita untuk meningkatkan kompetensi literasi siswa-siswi kita,” ujar Nikmatil.

​Persiapan matang ini juga melibatkan kerja sama lintas sektor, termasuk dukungan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Situbondo serta Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bondowoso-Situbondo.

“Kehadiran Asesor Perpusnas RI, Sugeng Wahyu Ariyadi, S.Sos., M.M., dalam visitasi akreditasi ini disambut hangat oleh pihak sekolah sebagai momentum penting untuk evaluasi dan peningkatan kualitas layanan perpustakaan ke depan,” urai mantan Kepala SMAN 1 Kapongan, Situbondo itu.

​Nikmatil juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim perpustakaan, guru, pengurus komite, serta pihak-pihak terkait yang telah berjibaku siang dan malam mempersiapkan dokumen administrasi maupun fisik perpustakaan. awi.wwn

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!