29.3 C
Sidoarjo
Thursday, October 29, 2026
spot_img

Perkuat UMKM, PCNU Bondowoso Gelar Gebyar Ekonomi Santri


Bondowoso, Bhirawa – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bondowoso melalui Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) menggelar Gebyar Ekonomi Santri (GES) di Alun-Alun Raden Bagua Asra Ki Ronggo, Bondowoso pada Rabu malam (28/10).

Kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut Hari Santri ini melibatkan 130 stan dan menjadi upaya mendorong kemandirian ekonomi santri sekaligus memperluas pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Mengusung konsep acara bebas sampah, GES tidak hanya menjadi ajang promosi dan transaksi produk lokal, tetapi juga menghadirkan ruang kolaborasi antara santri, pelaku UMKM, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah daerah untuk memperkuat perekonomian masyarakat.

Ketua PCNU Bondowoso, M. Syaeful Bahar, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan potensi ekonomi warga Nahdliyin agar mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, NU memiliki kekuatan sosial yang besar. Potensi tersebut perlu dikelola secara produktif melalui berbagai kegiatan pemberdayaan ekonomi yang mampu meningkatkan kapasitas usaha dan kemandirian masyarakat.

Ia menegaskan, kemandirian ekonomi merupakan salah satu aspek penting dalam membangun masyarakat yang kuat. Nilai-nilai keislaman, kata dia, tidak hanya mengajarkan penguatan spiritual, tetapi juga mendorong umat agar memiliki kapasitas ekonomi dan keilmuan.

“Islam mengajarkan bahwa Allah mencintai umat yang kuat, bukan hanya kuat fisik, tetapi juga kuat secara ekonomi dan keilmuan,” ujarnya.

Syaeful Bahar menjelaskan, gerakan pemberdayaan ekonomi tersebut dipelopori LPNU Bondowoso sebagai bagian dari komitmen NU dalam memperkuat sektor usaha masyarakat.

Berita Terkait :  Guru Honorer di Tulungagung Tolak PPPK Paruh Waktu

PCNU Bondowoso juga mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah agar pembinaan UMKM dapat berjalan secara berkelanjutan, mulai dari peningkatan kapasitas pelaku usaha hingga perluasan akses pemasaran.

Melalui GES, PCNU Bondowoso berharap potensi ekonomi santri dan warga Nahdliyin dapat berkembang lebih optimal. Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu meningkatkan daya saing UMKM, membuka peluang usaha, memperluas pasar produk lokal, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

“Melalui Gebyar Ekonomi Santri, PCNU Bondowoso berharap UMKM warga Nahdliyin semakin berkembang, berdaya saing, dan mampu memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia GES, Muhasim, mengatakan kegiatan perdana tersebut direncanakan berlangsung selama enam hingga tujuh hari. Berbagai agenda disiapkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, mulai dari pameran produk UMKM, pelayanan publik, pelatihan ekonomi kreatif, edukasi pengelolaan sampah, hingga pertunjukan seni dan budaya.

“Poin utama yang kami angkat adalah menjadikan acara ini bebas sampah selama kegiatan berlangsung. Kami terus mengedukasi masyarakat dan pengunjung agar Bondowoso Berseri benar-benar tercipta,” ucapnya.

Berdasarkan data panitia, GES menghadirkan 130 stan yang terdiri atas 85 stan UMKM dan pedagang kaki lima (PKL), 11 stan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Bondowoso, serta 24 stan lembaga dan badan otonom Nahdlatul Ulama.

Para pelaku UMKM yang berpartisipasi berasal dari berbagai kelompok, di antaranya binaan NU, pesantren, lembaga swadaya, serta paguyuban UMKM lokal.

Berita Terkait :  Walkot Batu Dorong Pesantren Adaptif Hadapi Persaingan

Keterlibatan berbagai kelompok tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pemasaran produk, membuka peluang usaha baru, serta meningkatkan aktivitas transaksi ekonomi masyarakat selama kegiatan berlangsung.

“GES menghadirkan stan UMKM, PKL, OPD, serta lembaga NU untuk memperluas pemasaran produk, membuka peluang usaha, dan meningkatkan transaksi ekonomi masyarakat,” imbuhnya.

Selain menjadi wadah pengembangan usaha, GES juga dimanfaatkan sebagai sarana mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Melalui stan OPD Pemerintah Kabupaten Bondowoso, pengunjung dapat mengakses berbagai layanan secara langsung.

Panitia juga menjadwalkan pelatihan ekonomi kreatif dan pengelolaan persampahan selama enam hari berturut-turut. Program ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengembangkan usaha sekaligus membangun kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

Semarak Gebyar Ekonomi Santri turut didukung panggung hiburan rakyat yang menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya lokal. Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah tari kolosal Saman yang melibatkan 1.000 siswa-siswi At-Taqwa.

Pertunjukan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya sekaligus memeriahkan peringatan Hari Santri di Bondowoso.

Di sisi lain, penerapan konsep bebas sampah menjadi salah satu fokus utama penyelenggaraan GES. Panitia melibatkan tim SARKAS (Sarana Prasarana) Pemuda Pancasila/SARKAS Plus bersama badan otonom NU untuk mendukung kebersihan selama kegiatan berlangsung.

Edukasi kepada pengunjung juga terus dilakukan guna membangun kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dan mengurangi timbulan sampah di area kegiatan. “GES dimeriahkan tari kolosal Saman oleh 1.000 siswa At-Taqwa serta mengedepankan konsep bebas sampah melalui edukasi kebersihan kepada pengunjung.” pungkasnya.

Berita Terkait :  143 Pimpinan UIN Maliki Kota Malang Ikuti Retreat

Melalui perpaduan pemberdayaan ekonomi, pelayanan publik, pelatihan, serta edukasi lingkungan, Gebyar Ekonomi Santri diharapkan tidak hanya memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Dengan demikian, GES menjadi salah satu upaya memperkuat kemandirian ekonomi santri dan warga Nahdliyin sekaligus mendorong UMKM lokal agar semakin berkembang dan berdaya saing. [san.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!