29.6 C
Sidoarjo
Wednesday, May 20, 2026
spot_img

Pemerintah Kota Batu Jamin Kesehatan dan Kelayakan Hewan Kurban di Lapak-lapak

Kota Batu, Bhirawa.
Pemerintah Kota (Pemkot) Batu memberikan jaminan penuh bahwa hewan ternak yang diperjualbelikan di pasar lokal dan lapak- lapak berada dalam kondisi sehat, prima, dan memenuhi syarat syariat. Pengawasan terhadap hewan ternak dilakukan pemkot menyusul semakin dekatnya Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah.

Plt Wali Kota Batu, Heli Suyanto mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) kesehatan ternak pada lapak- lapak hewan kurban yang dijual di Kota Batu. “Kita ingin memberikan perlindungan maksimal bagi konsumen, Pemkot menerjunkan tim gabungan dari Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, serta dokter hewan,” ujarnya, Rabu (20/5).

Ia menjelaskan bahwa tim gabungan yang diturunkan tak hanya melakukan pengecekan, tetapi mereka juga memberikan suntikan vitamin gratis kepada hewan ternak yang dijual. Hal ini bertujuan agar daya tahan tubuh hewan kurban tersebut tetap terjaga hingga hari penyembelihan.

“Alhamdulillah, hasil pemeriksaan klinis oleh Dinas Pertanian bersama dokter hewan menunjukkan seluruh hewan kurban dinyatakan sehat dan layak. Jadi, warga tidak perlu khawatir atau was-was lagi saat membeli hewan ternak di Kota Batu,” tegas Heli.

Kegiatan pengawasan dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemkot Batu dalam menjaga keamanan, kesehatan, dan kenyamanan masyarakat terhadap hewan kurban yang diperjualbelikan. Adapun dalam pemeriksaan yang dilakukan meliputi, kondisi fisik hewan, kebersihan kandang, serta kelengkapan administrasi kesehatan hewan.

Berita Terkait :  Penopang Energi Transisi, PGN Optimalkan Pemanfaatan LNG Domestik

Dengan melaksanakan pengawasan ini, masyarakat dapat mendapatkan hewan kutban yang sehat, layak, dan sesuai standar kesehatan. Karena dari hasil pemeriksaan sementara, petugas belum menemukan adanya indikasi penyakit menular pada hewan kurban yang diperiksa di lapak penjualan. Hewan yang dinyatakan sehat diberikan tanda khusus. Yaitu, berupa keplek atau kartu identitas sebagai penanda telah lolos pemeriksaan kesehatan.

Dikatakan dokter hewan Puskeswan Kota Batu, drh Utami Kurniawati bahwa pihaknya tetap mewaspadai potensi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Hal ini terutama pada hewan kurban yang didatangkan dari luar Kota Batu. Setiap hewan yang masuk ke Kota Batu wajib dilengkapi surat keterangan kesehatan hewan dari daerah asal. “Kami akan cek terlebih dahulu surat kesehatan hewannya. Kalau tidak ada, maka hewan tersebut kami minta kembali sampai dilengkapi surat keterangan sehat dari dokter hewan daerah asal,” jelas Utami.

Tak hanya memberikan jaminan terhadap kesehatan ternak, tahun ini Kota Batu juga dipercaya untuk menyalurkan bantuan kemasyarakatan berupa hewan kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto. Tentu hal ini menjadi kabar baik bagi warga Kota Wisata ini.

Adapun ternak yang menjadi bantuan sosial dari Presiden adalah sapi berjenis Limusin dengan bobot fantastis. Sapi gemuk dengan bobot 1,2 ton ini akan disalurkan dan disembelih di Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji.[nas.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!