31.1 C
Sidoarjo
Saturday, May 2, 2026
spot_img

May Day, Masa Kecil Teringat Kembali

Surabaya, Bhirawa

Di tengah ribuan massa yang mengikuti aksi Hari Buruh Internasional (May Day) di Tugu Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat (1/5/2026), terlihat suasana yang menyentuh hati.

Seorang perwira TNI Angkatan Darat berpangkat Brigjen TNI Kohir, Danrem 084/Bhaskara Jaya, tampak terbawa suasana saat menghampiri setiap pedagang kaki lima yang ada di tengah kerumunan massa.

Keluh kesah dan curhatan yang disampaikan para pedagang membuatnya teringat kembali pada masa kecilnya. Ketika berusia 11 tahun, tepatnya tahun 1988, ibunya berangkat bekerja ke Arab Saudi, dan sebulan kemudian ayahnya meninggal dunia. Sejak saat itu, ia harus berjuang memenuhi kebutuhan hidup dengan cara berjualan air minum dan aneka kue di Desa Anggadita, Kecamatan Klari, Karawang, Jawa Barat.

“Sejak itu saya harus bertahan hidup dengan cara berjualan air mineral dan aneka kue di Desa Anggadita, Kecamatan Klari, Karawang, Jawa Barat,” ujar Brigjen TNI Kohir dengan mata yang berkaca-kaca.

Saat berjalan menyusuri kerumunan pada acara May Day kali ini, ia berhenti di depan salah satu pedagang es, yang membuatnya teringat kembali masa-masa ketika duduk di bangku SMP, antara tahun 1990 hingga 1993. Saat itu, ia sempat berjualan es ke lokasi proyek pembangunan kawasan industri.

Kemudian ia juga berhenti di hadapan pedagang es kopi keliling yang sedang menjajakan dagangannya ke massa aksi. Momen ini kembali membangkitkan ingatannya saat ia bekerja sebagai pedagang asongan di perlintasan kereta api, menjajakan air minum kepada para sopir kendaraan yang sedang beristirahat.

Berita Terkait :  Raih Penghargaan Khusus dari Gubernur Jatim

“Ada perasaan sedih ketika dagangan saya waktu itu tak habis, dan masih tersisa banyak. Momen inilah yang saya kembali rasakan,” katanya sambil menyeka keringat di wajahnya.

Meskipun mengingat masa lalu yang penuh perjuangan, di hari May Day ini ia justru merasa bahagia karena dapat berbagi perasaan dan perhatian dengan para pedagang kaki lima. Bahkan, ia langsung memborong seluruh dagangan mereka untuk kemudian dibagikan kepada peserta aksi.

“Ada juga rasa senang ketika jualan nya habis atau ada yang borong,” ujarnya sambil tersenyum, kemudian melanjutkan perjalanan masuk ke dalam barisan massa aksi. [iin.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!