Kota Batu, Bhirawa – Berakhirnya masa liburan sekolah menuntut para pengelola destinasi wisata di Kota Batu harus merubah strategi bisnis untuk tetap bisa mendapatkan pemasukan. Mereka tidak lagi mengandalkan kelompok pelajar untuk datang ke wahana andalannya. Tetapi mereka membidik kelompok masyarakat lain untuk bisa ditarik sebagai sasaran wisatawan.
Potensi yang kini dibidik adalah peringatan HUT Kemerdekaan RI dimana banyak masyarakat yang memanfaatkan momentum ini untuk menyelenggarakan even spesial keluarga seperti pernikahan.
“Momentum ini yang kini kita bidik dengan menyediakan paket- paket yang berhubungan dengan pernikahan,” ujar Panji Akbar Ramadhani, salah satu pelaku wisata handal di Kota Batu, Senin (13/7).
Pria yang saat ini menjabat sebagai Manajer Operasional Mikutopia Kota Batu kini berinovasi dengan menyiapkan paket ‘pre-wedding’. Dalam inovasi paket ini pihaknya menghadirkan paket pemotretan berlatar berbagai spot foto tematik yang dipadukan panorama alami lereng Gunung Arjuno.
Perubahan inovasi ini dilakukan untuk menggantikan paket wisata pelajar yang menghadirkan paket atraksi wisata budaya yang diberikan secara gratis. Karena liburan sekolah telah berakhir, paket wisata budaya inipun ikut berakhir dan diganti dengan paket ‘prewedding’. Diharapkan dengan inovasi ini bisa menjadi magnet untuk memperluas sumber pendapatan di luar kunjungan wisata reguler.
Destinasi wisata yang berlokasi di Desa Tulùngrejo, Kecamatan Bumiaji ini berupaya memberikan lokasi dokumentasi bagi pasangan calon pengantin yang menginginkan konsep foto berbeda. Karena itu Panji terus memperbaiki setiap sudut kawasan wisatanya agar memiliki karakter visual yang kuat. Mulai taman bunga, kastel jamur warna-warni, hingga bangunan bergaya Jepang menjadi daya tarik utama yang dapat dimanfaatkan sebagai latar pemotretan.
Sedikitnya terdapat lebih dari 200 spot foto yang dapat dipilih sesuai konsep yang diinginkan. Saat cuaca cerah, panorama pegunungan pada sore hari menjadi momen favorit karena menghasilkan pencahayaan alami yang membuat hasil dokumentasi semakin menarik.
“Pre-wedding rasa liburan dimana setiap pasangan calon pengantin tidak hanya melakukan sesi foto, tetapi juga menikmati suasana wisata dengan latar panorama Gunung Arjuno yang menjadi nilai tambah tersendiri,” jelas Panji. Untuk memenuhi kebutuhan calon pengantin, Mikutopia telah menyediakan dua pilihan paket.
Paket Sweet Moment dibanderol Rp600 ribu untuk maksimal lima orang dengan fasilitas tiket masuk, ruang wardrobe, penggunaan area selama jam operasional, serta gratis satu kali wahana Bianglala untuk tiga orang. Sementara paket Luxury Love ditawarkan seharga Rp800 ribu untuk maksimal lima orang.
Ternyata inovasi wisata yang dibuat ini sesuai dengan harapan wisatawan terutama para pasangan calon pengantin. Hal ini dibuktikan dengan tingginya minat wisatawan terhadap layanan ini.
Hal ini juga membuat calon pelanggan disarankan melakukan reservasi lebih awal. Tujuannya, agar jadwal pemotretan dapat diatur dan bisa lebih nyaman tanpa mengganggu ataupun terganggu aktivitas wisatawan lainnya.
Sebelumnya, destinasi Mikutopiq ini telah membuat inovasi wisata selama masa liburan sekolah. Dalam masa tersebut mereka membuat paket wisata budaya Nusantara. Dalam paket ini para wisatawan khususnya pelajar bisa mengenal atraksi budaya yang bisa dinikmati secara gratis. [nas.kt]


